MAMUJU, BKM — Poros jalan trans Sulawesi yang ada di wilayah Sulbar, perlu ada perbaikan dan pembenahan. Menyusul makin tingginya angka kecelakaan lalulintas baik pada kendaraan roda dua maupun roda empat. Seperti yang terjadi pada Senin, 18 Juli 2016, sebuah mobil tangki yang mengangkut aspal, tergelincir dan terbalik di Salupangi, tepatnya di depan pintu masuk kota Mamuju.
Mobil tangki bermuatan aspal panas dari Makassar tujuan Mamuju dengan nomor polisi B 9662 WG itu mengalami kerusakan cukup serius. Aspal yang dibawanya pun tertumpah ke jalan. Beruntung tak ada korban jiwa pada kecelakan tunggal itu. Kecelakaan terjadi diduga mobil mengalami rem blong. Sehingga mobil tidak bisa dikendalikan sopir.
Selain itu, baru-baru ini kecelakaan lalulintas juga terjadi di jalan trans Sulawesi. Tepatnya di Pasangkayu, Mamuju. Sebuah mobil bus dan truk mengalami tabrakan beruntun. Begitu pula dengan kecelakaan yang terjadi di tikungan tajam daerah Sallu Panggi, kabupaten Mamuju. Selain ada tikungan tajam, kondisi jalan trans nasional itu juga cukup tinggi.
”Saat ditikungan tajam, rem mobil saya blong pak sehingga mobil tidak bisa dikendalikan,” kata Ahmad, sopir naas tersebut.
Melihat makin tinggi angka kecelakaan lalulintas itu, masyarakat pun berharap kepada Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh agar memberi perhatian dan segera melakukan pembenahan. Sehingga kecelakaan lalulintas bisa diminimalisir. (ala/mir/c)
Gubernur Didesak Benahi Jalan Trans Sulawesi

Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Sulawesi Selatan