JENEPONTO, BKM — Sejumlah pria berambut cepak mengeroyok anggota Reserse Polsek Bangkala, Bripka Haris mengurai kemacetan akibat tabrakan di kampung Biringloe, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto, Minggu (24/7) dini hari.
Selain Bripka Haris, sejumlah pria yang menggunakan Toyota Avanza ini juga memukul dua warga, H Nompo (50) dan Riyan (18) yang berusaha melerai pengeroyokan tersebut.
Akibat pengeroyokan ini, Bripka Haris menderita luka robek di bagian kepalanya karena terkena double stik yang digunakan salah satu pria berambut cepak.
Manynyi, salah seorang saksi mata mengatakan, saat itu di Biringloe terjadi kecelakaan lalulintas. Bripka Haris lalu datang dan berusaha mengurai kemacetan.
Namun, kata Manynyi, tiba-tiba ada sekitar lima orang pria berambut cepat turun dari mobil Avanza. Mereka lalu menarik Bripka Haris, lalu menendang, meninju dan memukul dengan double stik.
“Dua orang warga juga dijaguru (dipukul) yaitu H Nompo dan Riyan. Ketiganya lalu dibawa ke Puskesmas Boyong untuk diberikan pertolongan,” jelas Manynyi, kemarin.
Dandim 1425 Jeneponto, Letkol Rudy Dandri saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Namun, ia belum memastikan apakah anggota TNI yang melakukan.
“Kami sementara cari, tapi belum tentu mereka oknum TNI. Bisa saja ada pihak yang ingin mencoreng institusi TNI hanya mengaku-ngaku oknum TNI,” katanya.
Jika benar itu dilakukan oknum TNI, maka yang bersangkutan pasti ditindak tegas.
Secara terpisah, Kapolres Jeneponto, AKBP Joko Sumarno mengaku kejadian ini telah diserahkan ke POM Bantaeng untuk melakukan pengusutan. “Namun sampai sekarang belum ada bukti bahwa pelaku pengeroyokan adalah oknum TNI,” jelas Joko. (krk)
Sejumlah Pria Berambut Cepak Keroyok Polisi
