Site icon Berita Kota Makassar

Buwas: Pelabuhan dan Bandara Rawan Narkoba

MAKASSAR, BKM –Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) Indonesia, Komjen Pol Drs Budi Waseso SH (Buwas) mendeteksi titik-titik rawan masuknya narkotika ke wilayah-wilayah di Indonesia, termasuk di Pelabuhan Sukarno-Hatta dan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Menyikapi persoalan itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan PT Pelindo IV sepakat memperketat pengawasan pada pelabuhan di wilayah timur.
Kesepakatan tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) yang ditandatangani Kepala BNN Budi Waseso dan Direktur Utama PT Pelindo IV Makassar, Doso Agung di aula Kantor Peelindo IV Makassar, Senin (25/7).
“Sebagian besar peredaran narkoba masuk ke Indonesia memanfaatkan jalur laut dan kecenderungannya melalui pelabuhan tikus. Kerja sama dengan otoritas pelabuhan ini diharapkan mengantisipasi peredaran narkoba melalui jalur laut khususnya di Kawasan Timur Indonesia,” kata Budi.
Pelindo IV punya cakupan operasional wilayah timur dan merupakan operator dari 24 pelabuhan dengan klasifikasi utama hingga feeder.
Selain itu, sejumlah pelabuhan dibawah koordinasi Pelindo IV memiliki letak geografis yang cenderung dekat dengan perbatasan negara tetangga.
Diperkirakan 40 sampai 50 orang per hari meninggal akibat narkoba. Dan jumlah kerugian yang terjadi karena obat terlarang itu mencapai Rp63,1 triliun.
Yang sangat disayangkan oleh Buwas, ternyata selama ini penegakan hukum belum membuat pengguna, pemakai, dan pengedar jera.
Selain mengunjungi Pelindo IV, Buwas juga melakukan pertemuan dengan Pemprov Sulsel dan diterima Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang.
Pada pertemuan itu, dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama BNN dengan Badan Diklat Sulsel terkait pemeriksaan rutin urine pegawai untuk mendeteksi apakah mengandung narkoba atau tidak.
Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang mengatakan tiap detik, narkoba sudah membunuh secara massif.
Dia mengemukakan, memerangi narkoba tidak sederhana. Semua stakeholder harus sepakat menyatakan perang terhadap narkoba.
Dia sangat mengapresiasi program kerjasama yang digagas BNN untuk memotong mata rantai peredaran dan penggunaan narkoba. (rhm/war)

Exit mobile version