Site icon Berita Kota Makassar

Antisipasi Joki, UNM Lakukan Penjagaan Ekstra

MAKASSAR, BKM– Pelaksanaan ujian seleksi mahasiswa baru jalur mandiri yang digelar oleh Universitas Negeri Makassar (UNM) 2016 berjalan lancar, Selasa (26/7).
Dalam ujian tersebut, tak satupun ditemukan joki atau orang yang membantu calon mahasiswa baru dalam mengerjakan soal ujian dengan imbalan bayaran.
Untuk antisipasi itu, pihak UNM telah melakukan penjagaan esktra ketat dengan menurunkan 60 orang pengamanan terdiri dari personel kepolisian dan pihak pengamanan kampus (security).
Adapun panjagaan dibagi menjadi tiga tim di empat sektor yang digunakan tempat ujian. Tim I dipimpin oleh Pembantu Rektor I Bidang Akademik Prof. Muharram, Tim II dipimpin oleh Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan Arifuddin Usman, dan Tim III diketuai oleh Ketua Majelis Guru Besar Prof. Amin Rasyid.
Ketua Panitia Ujian Jalur Mandiri, Prof Dr Muharram mengatakan, untuk antisipasi terhadap perjokian di jalur ini pihak kampus sudah melakukan pengaman ketat dengan bantuan kepolisian, security dan pengawas ujian.
“Penjagaan itu sudah sangat ketat, sehingga pantauan dari pagi hingga akhir ujian tidak ada ditemukan perjokian. Penjagaan juga dilakukan langsung oleh pengawas di dalam ruangan ujian,” bebernya di Kampus UNM Gunung Sari, kemarin.
Ia juga menegaskan, jika ditemukan joki dan ada peserta yang menggunakan jasanya maka pihak kampus akan menindak tegas sesuai dengan proses hukum. “Saya juga mengimbau agar peserta ujian jangan pernah percaya dengan joki karena akan merugikan dari pesertanya sendiri,” ucapnya.
Sementara itu, Sekertaris Panitia Jalur Mandiri UNM, Ismail Mukhtar mengatakan, pelaksanaan ujian di pantau langsung oleh Tim Pengawas Umum yang terbagi menjadi tiga tim, sebab seleksi ujian mandiri dilaksanakan di empat sektor, yakni Kampus UNM Gunung Sari, Kampus UNM Tidung Fakultas Ilmu Pendidikan, Kampus UNM Banta-bantaeng Fakultas Ilmu Keolahragaan, Kampus UNM Pascasarjana yang tersebar di 123 ruangan dan melibatkan 272 pengawas ruangan.
Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan ini juga menambahkan, pihak UNM telah menyiapkan 20 persen khusus jalur mandiri dari total keseluruhan siswa yang akan menjadi mahasiswa angkatan 2016 di kampus tersebut.
“Hingga saat ini (kemarin-red) pelaksanaan ujian masih aman terkendali, dan tidak ada keluhan ataupun masalah yang terjadi di jalur mandiri karena kita sudah antisipasi terlebih dahulu,” ujarnya.
Adapun 5.240 peserta ujian tegas Ismail, belum pasti berapa orang yang akan diterima, karena kita masih menunggu peserta yang lulus SBMPTN melakukan pendaftaran ulang. Jika kuota yang disiapkan untuk SBMPTN belum terpenuhi, maka peserta jalur mandirilah yang akan mengisi kouta.
“Pihak kampus masih terus menunggu peserta yang akan melakukan verifikasi kelulusan sebelum menentukan berapa jumlah pasti yang akan diterima melalui jalur mandiri 2016. Seleksi dilaksanakan selama dua hari, yakni ujian tertulis di hari pertama dan wawancara serta tes keterampilan dihari kedua,” bebernya.(ita/war)

Exit mobile version