MAKASSAR, BKM– Pemerintah Kota Makassar tetap fokus menyelesaikan sejumlah program yang telah dicanangkan untuk pembangunan Kota Makassar, termasuk salah satunya adalah penghijauan kota.
Sejauh ini, Dinas Pertamanan dan Kebersihan (DPK) Kota Makassar telah merealisasikan 40 persen program penghijauan yang ada di Makassar dengan melakukan dua tahap yakni tahap pertama melakukan penanaman sebanyak 1.965 pohon dengan jenis pohon ketapang yang dimulai dilakukan di ruas Jalan Jendral Sudirman, Monginsidi, Haji Bau, Pasar Ikan, Ahmad Yani dan di Jalan Masjid Raya.
Bukan hanya melakukan penanaman, DPK Makassar juga tetap memaksimalkan upaya pemiliharaan kawasan hijau di Kota Makassar. Sedangkan pohon yang ditanam minimal dengan tinggi 3-4 meter dan memiliki pertumbuhan yang cukup singkat sehingga masyarakat tidak menunggu lama menikmati penghijauan.
“Untuk di tahap kedua, kita baru akan menjalankannya yang ditergetkan dalam waktu dekat. Karena pengadaan dan pengerjaan penanaman pohon juga harus melalui proses tender. Namun kami tetap menargetkan program ini rampung paling lambat Agustus mendatang,” kata Kepala Bidang Penghijauan Dinas Pertamanan dan Kebersihan Makassar, Budi Susilo, Rabu (27/7).
Alokasi program ini mencapai Rp8 miliar yang dimana memiliki anggaran susut yang mencapai Rp7 miliar. Anggaran susut untuk mengakomodir jasa pemeliharaan pohon yang dimana memberdayakan dan membentuk 20 brigade pohon yang masih berstatus outsourcing yang bertugas memelihara pohon.
“Dalam penyelesaian pengerjaan fisik program penghijauan juga memiliki kendala yang dimana paling sering dialami ada masih ada beberapa pihak yang merasa terganggu dengan penataan taman ataupun penanaman pohon ini khususnya di tengah trotoar jalan,” tutupnya. (arf/war)
Penghijauan Kota Di Fokuskan Tahun Ini
