PAREPARE, BKM — Legislator DPRD Parepare Yusuf Nonci yang dua hari terakhir membujuk siswa berprestasi itu, akhirnya membuat Anan luluh dan bersedia sekolah di SMA 2 Parepare.
“Intinya kami tegaskan bahwa tidak boleh ada anak yang putus sekolah. Sehingga kami berupaya bagaimana agar Anan bersekolah lagi. Akhirnya dia bersedia kembali bersekolah di SMA 2, dia kan memang lulus disana. Tepi karena masa pendaftaran ulang sudah lewat, jadi kami menghadap ke pihak sekolah untuk diberikan kebijakan,” jelas Yusuf.
Legislator Hanura itu beberapa kali bertemu dengan Anan dan orangtuanya, hingga dirinya berhasil membujuk Anan. Sebelumnya Anan putus sekolah setelah kecewa tidak lulus di SMA 1 Model Parepare. Padahal, Anan yakin lulus tes online karena ada beberapa rekannya yang mencatat nilai lebih rendah namun lulus. Anan bahkan ‘menantang’ untuk menguji kembali tes sekolah.
Selama sekolah dia dikenal berprestasi tinggi. Pada surat keterangan lulus (SKL) yang diberikan SMP-nya, nilai Anan sangat memuaskan. Rata-rata nilai sekolahnya mencapai 90,74 dari nilai maksimal 100. bahkan nilai Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Bahasa Indonesia, IPA, dan Seni Budaya semuanya mendapat nilai diatas 90. Begitu pula nilainya selama lima semester di SMP 2 Parepare, mencatat rata-rata 90,14.
Anan sejatinya lulus di SMA 2, bahkan ditawari kelas akselerasi. Namun dia berkeras ingin sekolah di SMA 1. Selain karena lebih dekat dari rumahnya di Jalan Amin Lengke, dia juga tidak bisa ikut kelas akeslerasi yang jam belajarnya sampai jam 4 sore. “Sore hari saya harus bantu orang tua berjualan,” tutupnya. (smr/D)