Site icon Berita Kota Makassar

Danny Patenkan Setiap Minggu Terakhir Tiap Bulan

GERAKAN Makassar Salat Subuh Berjamaah (GMSSB) yang dicetuskan Wali Kota, Moh Ramdhan Pomanto mendapat respons positif. Dipusatkan di Anjungan Pantai Losari, Minggu (31/7) subuh, GSSB pertama diikuti ratusan orang.

Laporan: Arif Alqadry

JARUM jam baru menunjuk pukul 04.30 Wita. Tapi suasana di Pantai Losari sudah ramai. Pria dan wanita yang dominan mengenakan baju putih lengkap dengan kopiah terlihat mengatur posisi. Mereka kemudian membentangkan sajadah, untuk selanjutnya menunaikan salat sunnat.
Subuh itu memang ada hal berbeda di tempat ini. Salah satu ikon Kota Makassar itu dijadikan lokasi untuk pelaksanaan GMSSB. Gerakan ini dimaksudkan untuk semakin menyatukan dan memperkuat ikatan silaturahmi antara SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dengan warga Kota Makassar.
Melihat tingginya antusias masyarakat yang hadir dalam GMSSB, Wali Kota yang akrab disapa Danny itupun akhirnya mematenkan kalau gerakan ini dilaksanakan secara rutin sebulan sekali di hari minggu terakhir.
Selain itu, Danny juga meminta kepada pihak kecamatan untuk rutin melaksanakan GMSSB bersama warga yang ada di wilayahnya, dan bergabung bersama di Pantai Losari Makassar setiap bulan.
Salat subuh berjamaah di Anjungan Pantai Losari dipimpin imam Ustad Firdaus Malie, dan penceramah agama oleh khatib Ustad Mustari Ago. Selain Wali Kota, GMSSB juga dihadiri Wakil Wali Kota Syamsu Rizal, Sekretaris Kota Makassar Ibrahim Saleh serta sejumlah pimpinan dan jajaran SKPD.
Dihadapan ratusan jamaah, Danny yang mengenakan baju koko berwarna putih dengan kopiah hitam, tidak lupa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kebersamaan yang terbangun dalam GMSSB di Pantai Losari, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan khidmat dan lancar.
“Salat adalah tiang agama, sedangkan berjamaah adalah perahu kebersamaan. Dengan begitu, Pemerintah Kota Makassar bersama rakyat akan semakin dekat menuju Makassar Dua Kali Tambah Baik seperti kita harapkan semua,” kata Danny.
GMSSB yang dicanangkan Wali Kota Makassar juga dijadikan sebagai gerakan moral untuk memupuk kecintaan pada ajaran Islam, serta mendekatkan pemerintah bersama rakyatnya. Juga lebih memperkokoh tiang agama, dan sujudnya pemerintah bersama rakyat akan membawa keberkahan bagi masyarakat dan Kota Makassar.
Salah seorang pejabat yang ikut salat subuh berjamaah di Anjungan Pantai Losari, Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda Kota Makassar, Fathur Rahim menilai, GMSSB sangat membantu dalam memperkuat akidah dan agama.
Karena itu dia berharap gerakan ini dilaksanakan secara berkesinambungan dengan melibatkan masyarakat secara umum.
Sebab selain dapat lebih mempermantap agama, juga memupuk kebersamaan antara pemkot dan masyarakat. (*/rus)

Exit mobile version