MAMUJU, BKM — Puluhan warga sekitar Pasar Regional Mamuju atau Pasar Baru Mamuju melakukan unjukrasa di kantor bupati Mamuju. Dalam aksi unjukrasa warga di sekitar areal pasar regional Mamuju ini, mereka didampingi para aktivis. Mereka menyampaikan orasinya kepada pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju, Rabu (26/7)
Protes yang dilakukan warga ini sebagai bentuk penolakan terhadap rencana Pemkab Mamuju pembuat tempat pembuangan sampah di sekitar Pasar Baru. Mereka mendesak kepada Pemkab Mamuju untuk tidak membangun tempat pembuangan sampah di wilayah pasar baru atau pasar regional Mamuju.
”Adanya surat bupati Mamuju yang menempatkan pembangunan tempat pembuangan sampah (TPS) 3R di area Pasar Baru, tidak meminta izin terlebih dahulu kepada masyarakat yang berdomisili di sekitar pasar regional Mamuju. Semestinya pihak Pemkab terlebih dahulu melakukan persetujuan kepada warga di sekitar warga pasar, baru setelah itu merealisasikan,” kata sejumlah warga saat menyampaikan orasinya di depan kantor bupati.
Warga dan sejumlah aktivis yang melakukan aksi penolakan diterima langsung Asisten II Pemkab Mamuju, Rahmat Tahir. Namun, dalam pertemuan tersebut menolak berdialog dengan asisten. Mereka ingin berdialog langsung dengan bupati. ”Kami ingin bupati yang langsung menerima dan mendengar tuntutan kami secara langsung,” tambah warga lainnya yang menolak namanya disebutkan. (ala/mir/c)