Site icon Berita Kota Makassar

CJH Diminta Jaga Kesehatan

MAKASSAR, BKM–Jamaah calon haji (JCH) Sulsel tahun 2016 diharapkan menjaga kesehatan. Sun stroke atau serangan akibat sengatan matahari bisa saja menimbulkan kondisi kesehatan yang menurun.

Hingga saat ini cuaca di Mekkah diperkirakan mencapai 50 derajat celcius dan musim panas tersebut akan terus berlangsung pada bulan ini dan September mendatang.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel Abdul Wahid Thahir mengimbau agar JCH tetap mempersiapkan diri dengan baik, terutama fisik. Pasalnya, suhu di sana tidak sama dengan tanah air.
“Saya imbau para JCH bisa menjaga kesehatan dengan baik. Di sana suhu lebih panas dibanding tanah air,” ungkapnya.
Dia memberi tips agar para JCH mempersiapkan handuk kecil yang dibasahi jika akan keluar rumah. Handuk itu bisa diusapkan ke kulit jika cuaca panas. Atau bisa juga membawa spray atau air yang dimasukkan ke dalam botol yang dilengkapi penyemprot.
“Bisa dimasukkan air zam-zam didalamnya. Kalau cuaca panas sekali, bisa disemprot-semprotkan ke kulit. Selain itu, perbanyak makan buah yang berserat,” ungkapnya.
Abdul Wahid Thahir menambahkan, sejauh ini, tidak ada kendala yang ditemukan terkait pengurusan berkas para CJH termasuk visa. Dia menggambarkan, pihaknya sementara menunggu dari pusat rampungnya berkas-berkas yang dibutuhkan untuk berangkat ke tanah suci.
“Dari informasi yang kami dapat, pengurusan visa CJH sudah rampung sekitar 96 persen. Untuk kloter pertama yang akan berangkat lebih dulu malah sudah rampung semua,” ungkap Wahid kepada BKM, Senin (1/7) via telepon.
Dia melanjutkan, pihaknya sejak awal mengantisipasi berbagai kemungkinan yang bisa menyulitkan para CJH berangkat. Terutama terkait paspor dan visa yang menjadi pokok utama perjalanan religi itu. Dia tak ingin kejadian musim haji tahun sebelumnya terulang dimana ada CJH yang bersoal karena visa.
Sebelumnya, Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sulsel yang juga Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang juga meminta agar panitia penyelenggara ibadah haji segera memeriksa visa haji. Jangan sampai kasus keterlambatan visa terjadi dan mengakibatkan jamaah ada yang terpisah dari kelompoknya.
Agus juga mengingatkan CJH agar menjaga kesehatan selama di tanah suci. Mengingat suhu di tanah air berbeda dengan di Tanah Suci.
Menurut rencana, kloter I embarkasi Makassar akan berangkat ke Tanah Suci pada 9 Agustus mendatang.
Pemberangkatan haji tahun ini dibagi menjadi dua Gelombang dan 27 kloter.
Jamaah haji yang berangkat pada kloter pertama, akan mulai memasuki asrama haji pada 8 Agustus mendatang. Sedangkan keberangkatan pertama akan dilakukan pada 9 Agustus pukul 06.55 wita dengan tujuan penerbangan Madinah.
Berdasarkan data Kantor Wilayah Kementrian Agama Sulawesi Selatan, kloter pertama Sulawesi Selatan akan memberangkatkan 450 jamaah haji yang berasal dari Kota Makassar dan Kabupaten Soppeng.(rhm/war)

Exit mobile version