Site icon Berita Kota Makassar

Tak ada Calo di Ujian Jalur UMM di UIN

MAKASSAR, BKM– Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar telah melaksanakan ujian masuk UIN melalui jalur Ujian Masuk Mandiri (UMM) dengan kouta sebanyak 2.013, Selasa (2/8).
Selain ujian melalui jalur UMM, UIN juga membuka ujian melalui jalur Ujian Masuk Khusus (UMK).
Dalam pantauan BKM di sejumlah sekolah yang digunakan pelaksanaan ujian berlangsung ketat. sebanyak 60 anggota senat memantau pelaksanaan ujian di 395 ruang ujian.
Pagi kemarin Rektor UIN Alauddin, Prof Dr Mustagfir dan Rombongan lainnya memantau di Kampus 1 dan Kampus Patria Arta. Sedangkan rombongan kedua diketuai Wakil Rektor I, II, III dan IV memantau sekitar Kampus 2, Sekolah Romang Polong, SMP Sungguminasa, dan Pesantren Madani.
Rektor UIN Alauddin, Prof Dr Mustagfir menyatakan tidak ditemukan adanya calo dalam lokasi ujian dan kondisi pelaksanaan ujian berjalan lancar dan aman-aman saja. sedangkan prodi yang minim peminat seperti halnya perbandingan agama, jelas Prof Mustagfir akan diberikan beasiswa bagi 15 orang pendaftar pertama.
“Sampai saat ini tidak ada laporan atau apapun, kalau persoalan prodi yang minim peminat jangan salah yah kecil memang peminat namun besar peluang ke luar negerinya dan kita juga berikan beasiswa bagi 15 pendaftar pertama,” bebernya.
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik UIN Alauddin, Prof Dr Mardan MAg mengatakan kouta tahun ini memang mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya dimana pendaftar dari seluruh jalur yang dibuka mencapai 56 ribu pendaftar bahkan pendaftar bukan hanya dari dalam negeri tapi juga luar negeri.
“Kami akui memang tahun ini besar kouta yang diterima bahkan ada pendaftar dari Thailand dan Malaysia diluar dari mitra kami,” ungkapnya saat ditemui di ruangannya di Kampus II UIN Alauddin Samata, Selasa (2/8).
Terpisah, Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Alauddin Makassar, Nuraeni juga mengungkapkan bahwa jalur UMM telah dibuka. Sementara jalur UMK akan terbuka setelah penutupan jalur UMM. Ujian seleksi dilakukan pada tanggal 2 Agustus kemudian hasil seleksi akan diumumkan pada tanggal 10 Agustus 2016.
Adapun pembagian wilayah, untuk wilayah IPA berada di Unismuh Gedung Iqra A dan B. sementara kelompok IPS tersebar di SMPN 3 Sungguminasa, Madani dan Pesantren Guppi, SD.Romang Polong.
Astuti salah seorang pendaftar mengaku kembali mencoba mengikuti ujian setelah jalur SBMPTN tidak lulus.”Saya kembali mengikuti ujian masuk UIN, setelah sebelumnya tidak lulus di jalur SBMPTN. Saya memilih kategori IPS dengan Jurusan PGMI dan ketatanegaraan,” jelasnya.(ita-ppl/war)

Exit mobile version