Site icon Berita Kota Makassar

Tawarkan Menu Mi Instan Aneka Rasa

PERSAINGAN bisnis di Kota Makassar, khususnya kuliner kian ketat. Kondisi itu menuntut para pelaku usaha di jalur ini untuk bisa menciptakan inovasi baru guna menarik konsumen.

Laporan: Rahman

WARUNK Upnormal terletak di Jalan Landak Baru. Lokasinya menempati bangunan berlantai dua dengan ukuran yang cukup luas.
Sebelumnya, tempat ini merupakan sekretariat salah partai politik. Namun kemudian ‘disulap’ menjadi tempat makan.
Sejak resmi dioperasikan 2 Juni 2016 lalu, warung ini selalu ramai dengan pengunjung. Didominasi para pengendara roda. Hal itu terlihat dari jejeran motor yang selalu parkir di bagian depan warung. Cukup banyak pula mobil.
Dari sisi nama, Warunk Upnormal langsung menarik perhatian pengendara yang melintas karena terbilang unik. Bagi orang awam, bisa saja mengartikan nama itu sebagai ‘warung tidak normal’. Apalagi ditulis dengan huruf yang berukuran besar.
Keinginan untuk maju dengan mengubah sesuatu yang biasa menjadi luar biasa, menjadi latar belakang hadirnya Warunk Upnormal. “Kita ingin mengubah yang biasa-biasa saja menjadi luar biasa,” kata Manager Warunk Upnomal Cabang Makassar, Wahyu Anshari, Selasa (2/8).
Kota Bandung merupakan pusat Upnormal. Warung ini memiliki cabang di daerah lain. Termasuk di ibu kota negara, DKI Jakarta.
Khusus untuk Cabang Makassar, Upnormal sudah beroperasi selama dua bulan. Melihat perkembangan yang begitu pesat, dengan jumlah pengunjung yang tergolong ‘tidak normal’ pula, pihak pengelola berencana akan membuka lagi cabang di Sulawesi Selatan.
Inovasi yang ditampilkan Warunk Upnormal, yaitu dengan membuat para pelanggan serta tamu merasa nyaman dan enjoy. Mereka diberikan pelayanan secara prima dengan fasilitas yang memadai. Seperti parkiran untuk kendaraan roda dua dan empat yang luas dan aman.
Di lantai I, pengelola sengaja mendekorasi ruangan sedemikian rupa dengan aneka bunga. Ada pula fasilitas game, mulai dari game untuk anak-anak hingga orang dewasa.
Disediakan juga private room untuk acara-acara khusus, seperti ulang tahun dan pertemuan. Karenanya, disiapkan alat khusus berupa LCD dan proyektor.
Di lantai 2, tersedia tiga private room serta ruang khusus bagi tamu yang perokok. Dengan begitu, para tamu tidak saling mengganggu satu sama lain. Disiapkan pula sarana ibadah untuk muslim dengan kapasitas sekitar 30 orang.
Untuk menu yang disajikan, pengelola menawarkan harga mulai dari Rp8 ribu hingga Rp 38 ribu. Untuk aneka minuman, tersedia kopi dan jus. Sementara makanan, ada makanan ringan seperti pisang dan nasi goreng.
Menu utama yang ditawarkan adalah mi instan, roti bakar, kopi gayo serta susu segar. Satu jenis makanan yang diracik dalam puluhan rasa adalah mi instan. Menu inilah yang cukup digemari pelanggan, karena harganya tergolong terjangkau. (*/rus)

Exit mobile version