Site icon Berita Kota Makassar

Kertas Suara Pilkades Sudah Terdistribusi

MAROS, BKM — Badan Pemberdayaan Desa (BPD) Kabupaten Maros telah mendistribusikan kertas suara untuk perisapan pemilihan kepala desa (Pilkades) di 16 desa yang akan digelar serentak, Minggu (7/8) nanti.
Adapun jumlah kertas suara yang sudah terdistribusi mencapai 26.500 lembar dan telah berada di 16 desa. Pendistribusian kertas suara ini mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian. Kepala BPD dan BPM Kabupaten Maros, Muhammad Muhsin menuturkan, sejauh ini pihaknya (Pemdes) telah bekerja maksimal. Khusus untuk pendistribusian kertas suara, kata dia, jumlahnya ditambah sekitar 2,5 persen dari jumlah suara yang ada.
“Kita sudah bekerja maksimal. Maros sudah siap menggelar pelaksanaan Pilkades. Kertas suara sudah kita distribusikan hari ini. Khusus untuk daerah yang jauh, seperti Desa Patanyamang, kertas suaranya sudah didistibusikan kemarin,” jelasnya.
Sementara itu, beberapa alat peraga calon kepala desa seperti balihi, juga mulai bertebaran di daerah pemilihannya masing-masing. Pihaknya mengimbau warga untuk memilih kepala desa yang memiliki potensi membangun desanya.
“Kalau persiapan panitia sudah bekerja maksimal. Bahkan untuk hari pemilihannya nanti, panitia sudah menyebar surat undangan pemilihan. Dalam undangan tertera, waktu pemilihan dimulai pukul 07.00 wita sampai pukul 13.00 wita,” jelasnya.
Sejauh ini, tambahnya, ada sekitar 50 calon kepala desa yang akan bertarung memperebutkan 16 kursi kepala desa.
Bupati Maros, HM Hatta Rahman di tempat terpisah mengatakan, kesiapan pihaknya menggelar Pilkades sudah sangat baik. Meski seluruh rangkaian Pilkades harus dibiayai desa masing-masing, namun pemerintah daerah juga tetap menganggarkan biaya keamanan dan pengawalan surat suara tersebut.
“Kita menganggarkan di APBD biaya pengamanan dan pengawalan surat suara pilkades sebesar Rp60 juta. Kita berharap pelaksanaan ini berjalan baik,” jelasnya.
Berbeda dengan yang disampaikan Ketua Komisi I DPRD Maros Muhammad Arsyad. Dia menyoroti kinerja PMD Maros yang terkesan tidak serius melaksanakan Pilkades serentak. Banyak hal yang menurutnya tidak berjalan dengan baik. Berdasarkan laporan yang diterimanya, pendistribusian kertas suara tidak sesuai prosedur yang ada. Kertas suara yang dibagi hanya menggunakan kantongan pelastik. (ari/ril)

Exit mobile version