WALI KOTA Makassar, Moh Ramdhan Pomanto tak dapat menyembunyikan rasa sedih dan prihatinnya, menyusul terjadinya bentrok antara polisi dengan Satpol PP. Bahkan, orang nomor satu di Kota Makassar itu tak mampu membendung air matanya.
”Sebagai Wali Kota, saya sangat sedih dengan kejadian ini. Apalagi sampai timbul korban jiwa. Peristiwa ini murni kesalahpahaman dan merupakan masalah pribadi, yang membuat masing-masing pihak mengambil tindakan yang tidak terkontrol. Karena itu, mari kita sama-sama introspeksi diri,” kata Danny dengan mata berkaca-kaca, kemarin.
Diapun meminta kepada semua pihak untuk menahan diri dan tidak terprovokasi. ”Kami bersama aparat Polrestabes terus berkoordinasi agar hal semacam ini tidak terulang,” tambahnya.
Terkait kerusakan fasilitas negara yang berada di Balai Kota, Danny berjanji akan segera membenahinya. ”Kalau seperti ini (kerusakan) tidak mengganggu aktivitas di Balai Kota. Saya akan segera membenahinya,” ujarnya.
Rasa sedih dan keprihatinan mendalam juga disampaikan Wakil Wali Kota, Syamsu Rizal. ”Sejak kejadian saya langsung berkoordinasi dengan Pak Wali dan Kabag Ops. Intinya, kita melihat ini sebagai bentuk kesalahpahaman yang terlalu ditanggapi berlebihan oleh masing-masing pihak,” kata Deng Ical, sapaan akrab Wawali, yang sudah meminta kepada jajaran Satpol PP untuk menahan diri.
Tak lupa, Wali Kota dan Wawali menyampaikan turut berbelasungkawa dan berdukacita terhadap korban yang meninggal dalam peristiwa ini. ”Kami secara internal akan melakukan langkah-langkah investigasi, sekaligus menjadikan ini sebagai momen introspeksi bagi Satpol PP,” jelasnya. (ish-arf/rus)
Danny Menangis, Deng Ical Prihatin
