Site icon Berita Kota Makassar

Proyek SPAM IKK Diperkirakan Serap Rp10 M

MAROS,BKM — Kabupaten Maros berencana akan membangun Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM IKK) dengan anggaran yang berasal dari pemerintah pusat.
Sedikitnya, tiga kecamatan akan kecipratan SPAM IKK ini, yakni Marusu, Turikale dan Maros Baru. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Maros HM Hatta Rahman Senin (8/8).
“Masing-masing IKK akan mendapat kucuran anggaran sebesar Rp10 Miliar untuk pembangunan instalasi SPAM IKK, tapi itu masih info awal. Untuk anggaran pastinya belum tapi sekitar Rp10 miliar per IKK,” ujar Hatta.
Nantinya, lanjut Hatta, air bersih yang dihasilkan akan diperuntukkan bagi masyarakat di Turikale, Marusu dan Maros Baru dari tapi instalasinya dibangun di Turikale.
Untuk rencana pembangunan tiga IKK ini, Hatta Rahman meninjau pengolahaan air bersih SPAM IKK Lau di Lingkungan Majannang Kelurahan Boribellaya Kecamatan Turikale Kabupaten Maros. Rencananya, ketiga instalasi dari tiga kecamatan ini juga akan dibangun di tempat yang sama.
Sedangkan SPAM IKK Lau yang anggarannya dari tahun lalu dibangun dengan sumber air yang berasal dari Sungai Maros ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat di Kecamatan Lau dan Bontoa.
Keberadaan SPAM IKK Lau ini diharapkan akan menambah kapasitas peroduksi air bersih dengan memaksimalkan sumber air baku dari Sungai Maros sehingga kebutuhan air masyarakat di Lau dan Bontoa bisa terpenuhi. “Apalagi pada musim kemarau, masyarakat Bontoa sering kekurangan air,” ujarnya.
Sementar itu Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bantimurung Kabupaten Maros, Abd Baddar mengemukakan, SPAM IKK Lau ini dibangun tahun lalu untuk melengkapi keberadaan SPAM guna peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat.
“Instalasi SPAM IKK Lau ini sampai ke Kecamatan Bontoa sehingga masyarakat di daerah pesisir tersebut dapat menikmati air bersih,” ujarnya.
Pihaknya berharap, dari penambahan kapasitas pengolahan air bersih ini pelayanan PDAM Maros semakin baik. Beberapa masyarakat yang sebelumnya masih kesulitan air bersih bisa dipenuhi. (ari-ril)

Exit mobile version