MAKASSAR, BKM — Bentrok Satpol PP Pemkot Makassar dengan aparat kepolisian dikhawatirkan berbuntut panjang dan menimbulkan dendam antara dua belah pihak.
Karena itu, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mengingatkan kedua belah pihak untuk menahan diri dan menyerahkan penanganan kasus ini kepada tim yang telah ditunjuk secara resmi.
Kepala Satpol PP Pemprov Sulsel, Syahrul mewanti-wanti, untuk saat ini sebaiknya jangan jalan sendiri. Dikhawatirkan mereka terkena bias dari insiden yang telah terjadi.
“Jangan jalan sendiri. Jangan sampai ada bias-bias,” kata Syahrul kepada salah seorang anggota Satpol PP saat berkeliling di kantor gubernur, Selasa (9/8).
Dia menegaskan, apa yang terjadi bukan perkelahian antarinstitusi, melainkan hanya hanya perbuatan oknum. Orang nomor satu di Sulsel itu merasa khawatir jika kejadian atau momentum ini dimanfaatkan orang-orang tidak bertanggung jawab untuk memperkeruh suasana.
“Ingat, kondisi ekonomi saat ini lagi kontraksi. Sedikit saja ada kejadian, akan memberi pengaruh buruk,” jelasnya.
Syahrul percaya kasus ini akan ditangani secara profesional oleh tim yang dibentuk. Dan setelah dilakukan investigasi, kepada oknum yang nantinya ditemukan terlibat, dia meminta dihukum secara proporsional sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto meminta kepada personel Satpol PP untuk tidak percaya dengan isu serta rumor yang beredar di media sosial (medsos) terkait bentrokan yang terjadi di Balai Kota.
Rumor di medsos yang menyebut akan adanya aksi balasan untuk menyeimbangkan skor 1-1, menurut Danny, jangan dipercaya. Pemkot Makassar bersama TNI-Polri berusaha menciptakan suasana Makassar agar lebih kondusif.
”Ini bukan pertandingan. Ini adalah ujian bagi kita semua. Jadi jangan percaya dengan isu yang ingin menyamakan skor 1-1,” kata Wali Kota saat menggelar pertemuan dan memberikan pencerahan kepada Satpol PP di kediaman pribadinya Jalan Amirullah, Selasa (9/8).
Menurut Danny, biarkan proses hukum berjalan. Personel Satpol PP Makassar jangan sampai terprovokasi. Apalagi, pemerintah pusat telah memberikan jaminan keamanan. “Meski begitu, kita harus tetap waspada dengan upaya-upaya pihak ketiga,” tandasnya.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Rusdi Hartono yang juga hadir dalam pertemuan itu, meminta jajaran Satpol PP Kota Makassar untuk tidak percaya dengan rumor yang beredar di medsos. Sebaliknya, ia meminta kepada personel Satpol PP untuk melaporkan ke pimpinannya jika mendapatkan kabar dan informasi seperti itu.
”Kalau memang ada yang mendapat informasi seperti itu, agar segera dilaporkan ke Kasat Pol PP ataupun Wali Kota,” imbuhnya. (rhm-ish/rus)
Syahrul Ingatkan Satpol PP tak Jalan Sendirian

Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Sulawesi Selatan