Site icon Berita Kota Makassar

Pengurus Himpaudi Tator Dilantik

MAKALE, BKM — Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (Paud), Kamis (11/8) digelar di Gedung Tammuan Mali Makale dirangkai pelantikan pengurus baru Himpunan Pendidik dan Penyelenggara Anak Usia Dini (Himpaudi) diketuai Ny Hj Nurlia Victor, dan seminar.
Pelantikan Himpaudi Tator periode 2016-2021 oleh Ketua Himpaudi Sulsel Dr Hj Majdah, disaksikan bupati Nicodemus Biringkanae, Bunda Paud Tana Toraja Ny Rospita N Biringkanae.
Ny Rospita N Biringkanae kesempatan itu jelaskan, anak usia dini (Paud) hendaknya diberi pelajaran dan permainan bentuk jati diri sebab anak punya ketajaman dan kemampuan berpikir lebih cepat.
Karena itu anak perlu dididik dengan sportivitas membangunan kebersamaan karena pendidikan menjadi bekal ilmu pendidikan selanjutnya.
Untuk itu ibu dan bapak harus secara terus menerus melakukan pendidikan tanpa henti hingga ke pelosok desa bentuk satu paud, demikian pula Himpaudi dilantik hari ini terus memberi dukungan, utamanya bupati lebih perhatikan intensif dan honorer penyelenggara.
Dikatakan Rospita Napa, Paud lembaga formal untuk anak dimasa ke emasan diberi pendidikan bermain dan pelajaran, sebab anak-anak harus dihargai dan apresiasi kreasinya, namun yang terpenting anak diberi keberanian sebab pendidikan terselenggaran estapet disemua jenjang.
Dr Ny Majdah menambahkan Indonesia akan mengalami bonus demografi sekitar 2030 manfaatnya sangat besar bagi generasi muda karena membawa Indonesia kedepan lebih baik dimulai dari Paud yang berkualitas.
Gebyar Paud dua hari di Tana Toraja seminar dan lomba menggambar serta senam, sangat luar biasa sehingga hadirnya Himpauni kembar dari Paud energy baru majukan Paud dengan mengutamakan saling sapa, dan itu momennya diberikan pada anak masih usia dini, terang Majdah.
Bupati Nicodemus Biringkanae sebelum membuka Gebyar Paud katakan, di Toraja kita hadirkan budi pekerti dan perilaku anak di Paud seperti bermain dan belajar.
Toraja kedepan bisa bersaing dan unggul jika anaknya cerdas, karena itu saya berharap intelektual dan kecerdasan pondasinya ada di Paud.
Bupati Nicodemus yang terpikat dan haru menampilan tarian anak bertani gunakan cangkul, spontan memberi bea siswa Tabanas sebesar Rp.1.000.000 kepada 8 anak penari, pasalnya anak seperti ini calon manusia cerdas sehingga wajar diberi reword dan motipasi.
Kedepan sambung Nicodemus saya akan hadirkan Paud baru melalui insentif kepada guru mengaji dan sekolah minggu yang menurut penilaian saya pendekatan keagamaan juga dilakukan sejalan dengan berjalannya Puad formal dan non formal (gus/C)

Exit mobile version