PAREPARE, BKM — Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe menegaskan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi nomor satu terkait dengan kebutuhan air bersih. Olehnya itu PDAM tetap melayani dan jangan menjadikan IPA yang rusak, sebagai tameng kekurangan air.
Apalagi persoalan IPA setiap tahun selalu terkendala, mulai dari kepemimpinan Fachruddin Andi Umar, Muh Syukri hingga sampai kepemimpinan Lukman Hakim.
Direksi PDAM dibawa komando Lukman Hakim diminta agar sebisa mungkin mengatasai krisisi air seperti janjinya saat fit and propert tes calon direktur PDAM beberapa hari lalu. Masyarakat selalu mengeluh krisis air bersih, bahkan airnya keruh, baik itu musim hujan maupun musim kemarau tetap keruh tanpa ada solusi.
Wali Kota menanggapi pelayanan PDAM Parepare, selama ini ramai diadukan oleh masyarakat baik di media sosial maupun SMS langsung di nomor ponsel Wali Kota.
Taufan menegaskan agar pelayanan kepada masyarakat tidak menjadikan kerusakan Instalasi Pengelahan Air (IPA), yang menbuat masyarakat Harus kekurangan pasokan air.
“Saya sudah panggil semua petugas PDAM agar persoalan itu tidak menjadi alasan mengurangi pelayanan, itu sangat tidak benar,”tandas Taufan Pawe, Jumat (12/8)
Taufan, menegaskan, pegawai PDAM mestinya harus lebih kreatif dalam pengolahan air, dan juga memberikan pelayanan yang terbaik, bagaimana mau kita bantu dengan anggaran besar kalau belum bisa memberikan pelayanan maksimal.
“Saya minta agar mobil tangki digunakan untuk mengangkut air, jangan pelayanan terputus sementara masih ada cara lain yang bisa dilakukan,”tegas Taufan. (smr/C)
Wali Kota Minta Direksi Atasi Krisis Air
