Site icon Berita Kota Makassar

Bro Ical Jadi Pembina KNI Region 2 Sulawesi

MAKASSAR, BKM — Komunitas Biker Kawasaki Ninja Indonesia (KNI) Regional II Sulawesi akhirnya punya pembina tersendiri. Wakil Wali Kota Makassar, DR H Syamsu Rizal dideklarasikan sebagai pembina utama komunitas varian Kawasaki ini.
Sebanyak 13 klub komunitas biker yang bernaung dalam wilayah KNI Region 2 Sulawesi Selatan dan Tenggara (Sulseltra), mendeklarasikan Deng Ical –sapaan akrab Syamsu Rizal– sebagai pembina.
Dedikitnya 100 biker dari 13 wadah komunitas hadir dalam deklarasi di Warkop Mang Uwo Makassar, Sabtu (13/8) malam. 13 komunitas ini yakni KNBC Makassar, KNR Makassar, KMS Sidrap, Dranic Makassar, Moniport, NIPAC Pare, NPC, Jenric Jeneponto, MNCP Palopo, NOKS Kendari, KRS Makassar dan Pro One Makassar.
Pembina KNI Regional 2 Sulawesi, Deng Ical dalam sambutannya, mengatakan amanah yang dipercayakan para komunitas pecinta aspal varian Kawasaki ini tidak gampang.
Sebab, katanya, menyatukan wadah biker itu sangat sulit dipulihkan kalau ada komunitas yang tidak menjunjung nilai brotherhood (persaudaraan). Apalagi di tengah maraknya aksi kriminal. Terutama imej tentang geng motor di mata masyarakat luas.
“Tapi di KNI, imej jelek tidak terjadi. Makanya saya siap membina, menjalankan semua amanah dan membawa visi misi bersama Pemerintah Kota Makassar menciptakan keamanan,” lontar Dg Ical usai disematkan baju Region KNI dan penandatanganan fakta integritas visi misi KNI.
Begitupun rasa solidaritas dan persaudaraan di KNI, menurut diakui Deng Ical, sangat tinggi. Terutama menjaga nama baik kota Makassar, dan daerah masing-masing di bawah wilayah Region 2.
“Saya pribadi siap membantu kepentingan KNI. Segala kebutuhan dalam melaksanakan misi KNI kami siap membackupnya,”tandas Bro Ical, panggilan barunya di KNI.
Sementara, Koordinator Region 2 Sulawesi, Kiswantoro mengaku senang dan bangga punya pembina berjiwa bikers.
“Kami bangga Bro Ical siap membangun sinergitas dengan kami. Insya Allah, 13 komunitas yang bernaung di wadah KNI siap mengawal visi misi Pemerintah Kota Makassar dalam menciptakan suasana yang kondusif,” paparnya.
Mengenai kesiapan tuan rumah Jambore Daerah (Jamda) Kawasan Timur Indonesia (KTI) di Makassar pada tanggal 24 September 2016, kata Bro Toro, kini sudah rampung 75 persen.
“Kesiapan kami sudah hampir rampung. Intinya, kami selaku tuan rumah Jamda KNI regional Sulawesi dan KTI siap mempromosikan pariwisata Sulsel. Karena kesuksesan Jamda KNI ini merupakan pintu awal persiapan pelaksanaan Jambore Nasional (Jamnas) pada tahun 2017 mendatang,” katanya. (ady/rus/c)

Exit mobile version