MAKASSAR, BKM — Suasana di Jalan Urip Sumoharjo, tepatnya sekitar pos polisi lalulintas (polantas) Tello terlihat penuh sesak, Minggu (14/8) siang pukul 14.30 Wita. Tidak jauh dari bekas tugu Adipura, terlihat sebuah mobil minibus warna putih tengah diinjak-injak massa.
Seorang lelaki yang masih terbilang belia berusaha dievakuasi dari amukan, baik pengendara jalan yang lewat maupun warga sekitar. Akibatnya, kemacetan parah pun tak terhindarkan.
Lelaki yang belakangan diketahui bernama Basri itu, sebelumnya terlibat pencurian laptop. Basri yang merupakan warga Bantaeng mencuri laptop milik Aiman, tinggal di Jalan Beringin, Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.
Dalam melakukan aksinya, pelaku menggunakan mobil minibus warna putih DD 1488 XJ. Sesaat setelah mengambil laptop korban, Basri kemudian kabur.
Namun nahas, aksi pelaku diketahui oleh Aiman. Korban pun langsung melakukan pengejaran dengan menggunakan sepeda motor. Aksi kejar kejaran pun terjadi dengan melewati Samata menuju Antang.
Setibanya di persimpangan Jalan Dr Leimena-Urip Sumoharjo, Makassar, tidak jauh dari pos Polantas Tello, lalulintas macet. Mobil pelaku tidak bisa lewat. Korban langsung berteriak.
Teriakan itu langsung didengar warga dan pengendara yang lewat. Pelaku berusaha menyelamatkan diri dan keluar dari mobilnya.
Langsung saja pelaku jadi sasaran amukan massa. Begitu pula dengan kendaraannya dirusak dan dipecahkan kacanya di bagian depan. Ada pula yang naik di atas kap depan dan menginjak-injaknya.
Beruntung, sejumlah polisi lalulintas berada di posnya. Mereka langsung bergegas mengevakuasi pelaku dan mobilnya yang jadi sasaran amukan massa.
Namun, upaya evakuasi tersebut tidak berlangsung lancar. Sebab massa berusaha menghalangi petugas. Bahkan ada seseorang dari kerumunan massa ketahuan hendak mencopet dompet seorang anggota polisi yang mengenakan baju bertuliskan Turn Back Crime.
Nyaris saja aksi pencopet tersebut mengalihkan perhatian massa. Beruntung, polisi pemilik dompet sigap hingga dompet milinya tidak berhasil dibawa kabur. Warga lain yang melihat pelaku tetap meneriaki pencopet tersebut, hingga akhirnya menghilang di tengah kerumunan.
Dari penuturan Aiman, pelaku masuk ke dalam rumahnya di Gowa dan mengambil laptop milinya. ”Laptop yang saya simpan di rumah diambil pelaku lalu dibawa kabur menggunakan mobil. Beruntung saya melihatnya. Saya langsung mengejarnya sambil berteriak-teriak di sepanjang jalan. Sesampainya di situ (sambil menunjuk jalan) macet. Saya teriaki, dia keluar dari mobilnya untuk bersembunyi. Pengguna jalan lain mengejar dan mobilnya jadi sasaran pengruskan,” ujar Aiman di pos Polantas Tello, kemarin.
Pelaku yang berkali-kali dihadiahi pukulan, akhirnya berhasil dievakuasi ke pos polantas. Meski tertangkap tangan, dia tetap tidak mau mengakui perbuatannya.
”Tidak mencurika, Pak. Saya tidak tahu kenapa sampai dikerjaka,” kelit Basri.
Selama kejar-kejaran berlangsung, pelaku yang menggunakan mobil sempat menyenggol beberapa pengendara lain di jalan. Salah seorang Babinas Kelurahan Tombolo menuturkan, mobil yang digunakan pelaku dan dirusak massa itu baru saja dipakai melakukan aksi pencurian.
”Baru-baru sekali mencuri, lalu dikejar oleh korbannya. Saat dikejar, ia menyerempet pengendara lainnya dan ikut mengejar pula. Beruntung, di persimpangan Tello jalan lagi macet. Disitulah pelaku berhasil dihentikan dan jadi sasaran amukan massa,” terang Sertu Kamaruddin yang mengaku ikut mengejar pelaku.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol HA Burhanuddin mengatakan, pelaku pencurian yang diamuk masa di Tello berhasil dievakuasi. Termasuk mobilnya yang rusak dan nyaris dibakar oleh warga.
“Kita sudah amankan pelaku. Untuk sementara dia menjalani perawatan medis lantaran babak belur. Lokasi pencuriannya di Kabupaten Gowa. Kita masih lakukan koordinasi dengan Polres Gowa untuk penanganan kasusnya,” terang A Bur.
Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Muh Ridwan Saenong membenarkan kalau lokasi pencurian berada di Jalan Berining, Kelurahan Tombolopa, Kecamatan Somba Opu. ”Anggota Satreskrim tengah menuju ke Polrestabes untuk menjemput pelaku,” ujarnya, Minggu (14/8) petang. (ish-sar/rus)
Curi Laptop di Gowa, Diamuk Massa di Tello
