MAKASSAR, BKM — Sebanyak 275 perwira dan sipil di jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) mengalami pergeseran. Dari jumlah yang dimutasi itu, ada dua nama yang menarik perhatian.
Mereka adalah Kepala Satuan (Kasat) Sabhara Polrestabes Makassar, AKBP Hardaeni dan Kapolsek Tamalate, Kompol Azis Yunus.
Kenapa Hardaeni dicopot? Kuat dugaan erat kaitannya dengan terjadinya penyerangan polisi ke Balai Kota, Minggu (7/8) dinihari lalu.
Sementara pergantian Kapolsek Tamalate, Kompol Azis Yunus mendapat perhatian, karena baru-baru ini di wilayah hukumnya terjadi pemukulan seorang guru SMKN 2 oleh orang tua siswa. Kasusnya saat ini masih sementara bergulir di penyidikan.
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Anton Charliyan yang ditemui di Sekolah Polisi Negara (SPN) Batua, Jalan Urip Sumoharjo, Minggu (14/8), membenarkan adanya mutasi tersebut.
”Memang ada (mutasi). Jumlahnya 275. Ya biasalah, itu bagian dari penyegaran dan biasa terjadi. Bukan hanya perwira, tapi juga PNS,” kata Anton diplomatis.
Mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini menyebut empat diantaranya posisi perwira yang berganti. Masing-masing Kasat Sabhara Polrestabes Makassar, Kapolsek Tamalate, Kasat Lantas Polres Barru dan Kasat Narkoba Polres Bulukumba. ”Masih banyak lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu,” ujarnya.
Informasi yang diperoleh BKM, mutasi 275 perwira dan PNS Polda Sulsel tersebut berdasarkan surat telegram: ST/1598/VIII/2016 tangan 13 Agustus 2016 yang ditandatangani Karo SDM Polda Sulsel, Kombes Pol Drs Sri Eko Pranggono.
Selain empat nama yang disebutkan Kapolda, perwira lainnya yang bergeser adalah AKBP Dwi Santoso. Dia yang sebelumnya menjabat Kasubditkamsel Ditlantas Polda Sulsel, digeser Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulsel.
Kapolsek Tamalate yang sebelumnya dijabat AKP Kompol Azis Yunus, digantikan Kompol Amrim Ambo yang sebelumnya menjabat Kanit 4 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sulsel. Sementara Kasat Sabhara Polrestabes Makassar, AKBP R Hardeny digantikan AKBP Priswo Pramuko yang sebelumnya menjabat Kasubditdalmas Ditsabhara Polda Sulsel.
AKBP Dwi Santoso yang dikonfirmasi, Minggu (14/8) membenarkan pergeseran dirinya. ”Sudah ada TR Kapolda. Saya dimutasi menjadi Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulsel,” ujarnya.
Data lain yang diperoleh adalah perwira yang ikut bergeser di lingkup Polres. Diantaranya Kapolsek Urban Watang Sawitto, Kompol Abdul Haris Suling. Ia dipindahkan menjadi Kanit 4 Subdit 1 Ditres Narkoba Polda Sulsel. Jabatan yang ditinggalkan Abdul Haris diisi Kompol Musrat, yang sebelumnya bertugas di SPN Batua.
Kasat Sabhara Polres Pinrang, AKP Tita Sigit Jatmika bergeser menjadi Paur Subbagselek Bagdalpres Biro SDM Polda Sulsel. Tempat yang ditinggalkannya diisi AKP Hajeri, yang sebelumnya bertugas sebagai Kasubag Dal Ops Polres Pinrang.
Kapolsek Cempa, AKP Syarifuddin akan menempati pos barunya sebagai Kapolsek Soreang, Kota Parepare. Ia digantikan Iptu Supardi, yang sebelumnya menjabat Kasubag Hukum Polres Pinrang. Kasubag Sarpras Polres Pinrang, AKP Ilyas bergeser sebagai Kapolsek Tellu Limpoe, Kabupaten Sinjai.
Kasubag Humas Polres Pinrang, AKP Andi Arnol yang dikonfirmasi, Minggu (14/8), membenarkan adanya mutasi enam perwira di jajaran Polres Pinrang tersebut.
Meski belum sepenuhnya pihak Polda Sulsel membeber nama nama perwira dan PNS yang dimutasi, namun sejauh ini sudah beredar luas di kalangan kepolisian. (ish/rus)
Kasat Sabhara Polrestabes Dicopot
