GOWA, BKM — Sanne hanyalah seorang petani asal Desa Julumate’ne, Kecamatan Bontolempangang, Kabupaten Gowa. Namun ia terbilang beruntung karena bisa mendapat undangan khusus dari Presiden RI Joko Widodo, ikut memeriahkan hari kemerdekaan ke-71 tahun di Istana Negara, Rabu (17/8).
Sanne yang merupakan anggota Kelompok Tani Beru, Desa Julumate’ne ini berhasil ke istana setelah meraih prestasi masuk enam besar pengelola kehutanan dan tanaman perkebunan terbaik.
Kadis Kehutanan dan Perkebunan Gowa, Muh Yusuf kepada BKM, Kamis (18/8) siang mengatakan, Sanne saat ini masih berada di Istana Negara untuk menghadiri rangkaian resepsi kenegaraan.
“Sejak 16 Agustus lalu, Sanne sudah mengikuti sejumlah proses dari kegiatan yang diikutinta termasuk temuwicara di Mangala Bakti dan 17 Agustus kemarin berkesempatan menghadiri langsung upacara kenegaraan di Istana Negara,” kata Yunus.
Sanne juga dijadwalkan menghadiri malam ramah tamah kenegaraan bersama presiden dan pada momen ramah tamah itu Sanne bersama kelompok tani lainnya akan menerima penghargaan atas prestasinya tersebut.
“Ini suatu hal yang istimewa dan kami bangga karena petani Gowa meraih prestasi tersebut,” kata Yusuf.
Sebelum menuju istana, Sanne didampingi Kadis Kehutanan dan Perkebunan Gowa, Muh Yusuf diterima Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan di ruang kerjanya. Pada kesempatan itu, Adnan mengharapkan agar Sanne mampu mengikir prestasi lebih tinggi di tingkat nasional.
“Masuk peringkat enam besar Indonesia itu sangat bagus sekali,” kata Bupati Gowa di sela melepas pemberangkatan Sanne ke Jakarta beberapa hari lalu. (*)
Petani Asal Gowa Injak Istana Negara
