SOPPENG, BKM — Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-71 tingkat Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng ditutup dengan acara pesta rakyat berupa hiburan, Kamis (18/8) malam. Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Sepakbola Lade Welongnge.
Ribuan masyarakat hadir memadati lokasi acara. Mereka dihibur dua artis jebolan d’Academy Satu. Masing-masing Tuta dari Kota Makassar, dan Awan dari Kota Medan. Selain itu, ada pula dua artis ibukota lain yang dihadirkan, yakni Ratna dan Peby Lolita.
Pantauan BKM, lapangan sepakbola telah berubah menjadi lautan manusia pada pukul 19.00 Wita. Mereka saling berdesak-desakan untuk menyaksikan penampilan artis penyanyi yang dihadirkan.
Puncaknya pada saat Awan tampil dan membawakan lagu H Rhoma Irama berjudul Keramat, yang disusul Gadis Malaysia. Sontak para penonton yang hadir langsung berjoget ria.
Salah seorang pengunjung, Rahma mengaku sudah datang ke lokasi acara sebelum magrib. Dia takut tidak mendapatkan tempat untuk menonton.
”Saya mau lihat langsung penampilan Awan dan Tuta. Karena selama ini saya hanya melihatnya di televisi,” ujar Rahma.
Wakil Bupati Soppeng, Supriansa yang hadir dalam acara ini, mengapresiasi kekompakan yang terjalin diantara pemerintah dan amsyarakat Kecamatan Marioriawa. Dia mengatakan bahwa diantara kecamatan yang dia kunjungi saat menggelar pesta rakyat, Marioriawa yang paling ramai.
”Saya minta supaya suasana seperti ini terus tercipta setiap tahunnya. Mudah-mudahan tahun depan lebih ramai dari sekarang,” kata Supriansa.
Camat Marioriawa, Muhammad Evinuddin menyatakan bangga dan menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wabup Soppeng dalam acara ini. ”Ini baru pertama kali pesta rakyat di Kecamatan Marioriawa dihadiri wakil bupati. Sebelum-sebelumnya tidak pernah,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Desa Laringgi, Yunus M Noor mengatakan, dirinya sengaja mendatangkan empat artis untuk memeriahkan HUT RI ke-71 agar masyarakat Laringgi dan Kecamatan Marioriawa pada umumnya, bisa terhibur,” kata pimpinan Mario Musik Entertainment ini.
Menurut mantan Ketua Kerukunan Soppeng (KKS) Kalimantan Timur ini, kedatangan empat artis tersebut tidak terlepas dari bantuan teman-teman manajemen. ”Tentu ada yang dibayar, tapi tidak seberapa. Itu saya pakai uang pribadi,” kata Yunus. (ono/rus/c)