TAKALAR, BKM — Proyek pengaspalan Jl Lapen di Kampung Matteke, Desa Bontomanai, Kecamatan Mangngarabombang, Kabupaten Takalar menuai sorotan warga setempat.
Proyek jalan sepanjang 300 meter yang menelan anggaran sebesar Rp200 juta dan baru saja tuntas dikerjakan sudah mulai ditumbuhi rumput. Diduga ketebalan aspal jalan tidak sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) yang dikeluarkan pihak bidang Bina Marga.
“Masa baru sebulan dikerja sudah ditumbuhi rumput. Berarti patut diduga kalau pengaspalan ini tidak sesuai Juknis. Saya lihat hanya 5 drum aspal yang digunakan dengan campuran minyak tanah puluhan liter,” sorot Daeng Ngalle, salah seorang warga setempat, Minggu (21/8).
Menanggapi sorotan warga, Camat Mangngarabombang, M Noer Utary mengaku, bahwa pihaknya sebagai penerima manfaat atas jalan tersebut sejauh ini belum melakukan peninjauan langsung ke lapangan.
“Sebentar saya cek di lapangan, apakah benar sudah rampung atau ada sorotan warga, karena terus terang tidak pernah ada rekanan yang masuk ke wilayah kami,” kata M Noer Utary via ponsel.
Sayangnya, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Takalar, Iskandar tidak berhasil dikonfirmasi. Adapun ponsel pribadinya meski aktif namun tidak diangkat. (*)