Site icon Berita Kota Makassar

Dewan Sayangkan Busway Minim Peminat

MAKASSAR, BKM– Sudah setahun lebih Bus Rapid Transit (BRT) Mamminasata atau dikenal busway beroperasi di Kota Makassar. Hanya saja, dalam perjalanannya busway masih minim peminatnya.
Padahal, menaiki busway lebih nyaman, hanya membayar Rp5 ribu masyarakat bisa mengelilingi Kota Makassar. Apalagi jika mengambil rute koridor dua, dari mal ke mal.
Melihat kondisi tersebut anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar angkat bicara.
Anggota Komisi C, Rahman Pina mengatakan, seharusnya keberadaan busway bisa diefektifkan bagi kepentingan masyarakat kota. Apalagi, busway merupakan armada terbaik untuk mengurangi kemacetan di jalan.
“Kita sayangkan kehadiran busway masih menjadi trasportasi kedua setelah petepete. Padahal, kalau melihat dari sisi kenyamanan, busway lebih menguntungkan. Cobalah pemkot dan pemerintah setempat memikirkan bagaimana warga lebih memilih busway. Apalagi, busway jauh lebih aman dan nyaman karena dilengkapi AC dan wifi,” ungkapnya.
Hal yang sama dikatakan, Ketua Komsi C, Syarifuddin Badollahi. Menurut Syarifuddin, yang membuat peminat busway minim karena rute yang dilalui busway tidak berada di kawasan perumahan dan kawasan kampus seperti di Jalan Hertasning menuju Kabupaten Gowa. Padahal, jika rute busway diubah seperti menuju ke kawasan perumahan otomatis peminatnya sangat banyak. “Kita hanya berharap Dinas Perhubungan merubah rute ke kawasan perumahan warga termasuk lebih memperkenalkan fasilitas dan kenyaman yang dimiliki busway,” ujarnya.
Lanjut Syarifuddin, operasional Busway di kota Makassar juga belum maksimal diakibatkan subsidi busway yang sangat kurang sehingga masih bisa disaingi transpotasi umum lainnya.(ita/war)

Exit mobile version