Site icon Berita Kota Makassar

Ketua KNPI Agar Bukan dari Kalangan PNS dan Politisi

MAMUJU, BKM — Pertarungan kandidat calon ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kabupaten Mamuju, benar-benar mulai memanas. Satu persatu figur muncul ke permukaan dan menyatakan diri maju sebagai kandidat calon ketua organisasi induk pemuda itu.
Ekspektasi besar itu muncul, sebab KNPI dianggap sebagai ruang dan wadah bagi para pemuda untuk menunjukkan eksistensi dan kualitas mereka dalam memberikan kontribusi. Baik untuk pembangunan daerah maupun peradaban sosial yang lebih baik dan maju ke depannya.
Kepada wartawan, pengurus Pusat Study Strategis Malaqbi (PUSSMA) Sulbar, Anhar Toribaras, menegaskan, menjadi seorang pimpinan di KNPI itu tak sekadar saja. Dibutuhkan keseriusan dan komitmen untuk menata kelembagaan pemuda di daerah ini.
”KNPI itu membutuhkan pemuda yang visioner, punya ide dan gagasan membangun. Bukan sekadar maju karena ajang gagah-gagahan,” kata Anhar, Sabtu (20/8).
Mantan ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Mamuju Utara (IPMA-Matra) ini menegaskan, sosok yang pantas memimpin KNPI itu mestinya pemuda yang bisa fokus mengurusi dan membesarkan organisasi. ”Ketua KNPI nanti harusnya yang dapat benar-benar fokus. Dan saya ingin bilang, KNPI baiknya jangan dari kalangan PNS (Pegawai Negeri Sipil) dan politisi. Baiknya dari kalangan aktivis yang punya integritas. Meskipun kita akui bahwa tidak ada batasan. Semua bisa maju,” ucapnya.
Politisi dan PNS, lanjut Anhar, dikhawatirkan sulit menjalankan roda organisasi secara proporsional dan profesional. Sebab dikhawatirkan mengganggu tugas utamanya, baik kepada mereka yang berasal dari kalangan PNS ataupun politisi.
”Saya kira kita sudah pengalaman KNPI ini dipimpin PNS dan politisi. Apakah kita mau ulangi lagi. Biarlah PNS itu fokus pada tugasnya sendiri dan politisi fokus pada kerja-kerja politiknya, agar tidak mengganggu eksistensi organisasi yang seharusnya dijalankan dengan baik dan benar,” kunci kader PMII Mamuju ini. (ala/mir/c)

Exit mobile version