MAKASSAR, BKM — Proyektil peluru ditemukan di ruang Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) di Balai Kota Makassar, Jumat (20/8) lalu. Tim forensik Polda Sulsel telah mengambil proyektil tersebut guna kepentingan penyelidikan.
Hal itu disampaikan juru bicara tim kuasa hukum Pemkot Makassar, Ramzah Thabraman ketika dihubungi, Minggu (21/8). Barang bukti tersebut ditemukan pascapenyerangan polisi ke Balai Kota dua pekan lalu.
Selain itu, menurut Ramzah, tim forensik yang dipimpin Kasubdit Reskrim Umum, AKBP M Anwar juga mengambil sampel pecahan kaca jendela ruangan kepala Bappeda Makassar yang diduga pecah akibat tertembus peluru.
”Kabag Hukum Pemkot Makassar juga telah menyerahkan tiga sisa peluru gas air mata yang ditemukan di Balai Kota lantai satu yang diamankan usai bentrokan,” kata Ramzah.
Terkait kasus ini, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Tito Karnavian dijadwalkan mengunjungi Balai Kota Makassar hari ini, Senin (22/8). Orang nomor satu jajaran kepolisian negeri ini akan memantau dan melihat langsung kerusakan yang terjadi akibat penyerangan polisi di kantor Wali Kota, dua pekan sebelumnya.
”Pak Kapolri akan berada di daerah ini selama dua hari, Senin (22/8) dan Selasa (23/8). Salah satu agendanya berkunjung ke Balaikota untuk melihat situasi pascapenyerangan yang terjadi beberapa waktu lalu,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Minggu (21/8).
Selain itu, mantan Kapolda DKI Jakarta ini juga akan menghadiri bakti sosial yang dilaksanakan jajaran Polda Sulsel, Selasa (23/8). Baksos yang digelar meliputi operasi bibir sumbing, operasi katarak dan sunatan massal. Untuk kegiatan ini tidak dikenakan biaya alias gratis. (ish-arf/rus)
Proyektil Peluru Tertancap di Ruang Kepala Bappeda
