MAKASSAR, BKM — Pemprov Sulsel akan melakukan perombakan terhadap ruang kerja Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.
Perombakan mulai akan dilakukan akhir bulan ini dan diperkirakan rampung akhir tahun ini.
Alasan perombakan, menurut Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukikan, Andi Bakti Haruni, karena ruang kerja itu akan diperluas. Sirkulasi udaranya juga diperbaiki.
Begitu juga dengan ruang privasi dan tempat menerima tamu akan diperluas.
Sementara interior alias penataan ruangan rencananya akan dibuat lebih modern.
Untuk perombakan ruang kerja Sang Kosong Satu, Pemprov Sulsel mengalokasikan anggaran sekira Rp1,83 miliar.
“Jadi akan ada pekerjaan konstruksi baru. Space kosong di samping ruang kerja privasi gubernur akan dicor untuk memperlebar ruangan,” ungkap Andi Bakti pekan lalu.
Dia melanjutkan, sebenarnya perluasan ruang kerja gubernur sudah lama dipikirkan.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penataan Bangunan dan Lingkungan Distarkim Sulsel, Jumras mengatakan
pekan ini, pihaknya akan melakukan tanda tangan kontrak dengan CV Abdiraya Mitra Perdana selaku pemenang tender.
“Pekan ini, penandatanganan kontrak sudah akan dilakukan. Pekerjaan mulai setelah itu,” jelasnya.
Selama ruang kerja tersebut direnovasi, gubernur tentu saja tak bisa berkantor disana. Karenanya, menurut Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Sulsel, Andi Arwin Azis, pihaknya masih menunggu petunjuk dari gubernur soal kantor sementara. Namun, kata Arwin kemungkinan besar gubernur akan berkantor sementara di rumah jabatan.
Pasalnya, gubernur juga punya ruang kerja di rujab.
“Pak Gubernur punya ruang kerja di sana. Besar kemungkinan beliau berkantor di sana hingga renovasinya rampung,” pungkas Arwin. (rhm/war)
Renovasi Ruang Kerja Gubernur Habiskan Rp1,83 M
