Site icon Berita Kota Makassar

Tiga Kali Pecahkan Kaca, Pembobol Mobil Ditembak

MAKASSAR, BKM — Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Bunyi pepatah ini sepertinya cocok untuk menggambarkan apa yang dialami Ancu Anwar Daeng Lewa (52), warga Jalan Gunung Bawakaraeng, Lorong 75D nomor 29, Makassar.
Kelihaiannya membobol mobil korban dengan cara memecahkan kaca, untuk sementara terhenti. Ia tepergok saat beraksi memecahkan sebuah mobil di halaman parkir Rumah Sakit Ibnu Sina Jalan Urip Sumoharjo, Sabtu (20/8) pukul 20.00 Wita. Akibatnya, pelaku babak belur dihakimi massa.
Mobil yang jadi sasaran pembobolan milik salah seorang keluarga pasien bernama Amriyaman Julianto (23), warga Jalan Lapawawoi Karaeng Sigeri, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete, Kabupaten Bone.
Saat kejadian, korban baru saja memarkir kendaraannya. Diapun bermaksud hendak masuk ke dalam rumah sakit untuk menjenguk keluarganya yang sementara menjalani perawatan.
Tidak lama berselang, pelaku datang menghampiri mobil korban. Diapun langsung beraksi dengan mencungkil kunci pintu. Namun, berkali-kali usaha itu gagal. Pelaku pun nekat memecahkan kaca mobil lalu mengambil tas yang ada di dalamnya.
Ternyata, saat memecahkan kaca mobil, pemiliknya belum berada jauh dari kendaraannya. Korban masih sempat mendengar suara kaca mobilnya yang dipecahkan.
Dia kemudian berbalik mencari sumber suara. Alangkah kagetnya, karena bunyi kaca pecah itu berasal dari mobilnya. Korban juga sempat melihat pelaku mengambil tas miliknya yang disimpan di dalam mobil.
Tanpa menunggu waktu lama, korban langsung berteriak. Teriakan itupun mengundang perhatian warga sekitar dan pengunjung rumah sakit.
Kejar-kejaranpun terjadi. Akhirnya, pelaku berhasil dikepung. Tak pelak, diapun jadi bulan-bulanan massa hingga babak belur jadi sasaran pemukulan.
Tidak lama kemudian aparat Polsek Panakkukang tiba di lokasi. Mereka berusaha hendak mengevakuasi pelaku dari amukan massa. Namun karena jumlah polisi yang tidak sebanding, aksi beringas warga tak mampu dibendung. Setelah ada penambahan personel, barulah pelaku berhasil diamankan dan kemudian dibawa ke Mapolsek Panakkukang untuk menjalani proses hukum selanjutnya.
Kepada polisi yang memeriksanya, Ancu mengaku sudah tiga kali melakukan aksinya membobol mobil dengan modus pecah kaca. Dua diantaranya di wilayah hukum Polres Pelabuhan, tepatnya di Jalan Nusantara. Sementara yang ketiga kalinya di parkiran RS Ibnu Sina.
”Susah tiga kalima, Pak. Biasanya saya pecahkan kaca mobil lalu mengambil barang yang ada di dalamnya,” ujarnya saat diperiksa di Mapolsek Panakkukang.
Untuk aksinya yang terakhir di parkiran RS Ibnu Sina, Ancu mengatakan, awalnya ia melihat ada tas yang tersimpan di dalam mobil. Diapun kemudian berusaha mencungkil kunci pintunya, tapi tidak berhasil. Nanti setelah kacanya ia pukul dan pecah, Ancu berhasil membobol mobil dan membawa kabur tas korban.
Sementara korban, Amriyaman Julinto yang dimintai keterangannya oleh polisi, mengatakan saat kejadian dirinya hendak menjengkuk neneknya yang dirawat di RS Ibnu Sina. Saat baru saja meninggalkan mobil dan masih berada di lokasi parkiran, mobil Dinas Kesehatan Kabupaten Bone jenis Toyota Avanza DW 777 I yang dikendarainya dipecahkan kacanya oleh pelaku.
”Saya langsung berteriak dan pelaku akhirnya dikepung warga dan dipukul beramai-ramai,” terangnya.
Setelah menjalani interogasi dan mengakui perbuatannya, tim Resmob Polsek Panakkukang kemudian menggiring Ancu untuk melakukan pengembangan. Minggu (21/8) pukul 00.10 Wita, tim yang dipimpin Aiptu Yansen Siregar ini membawa pelaku untuk menunjukkan lokasi aksinya dan barang bukti hasil tindak kriminalnya.
Saat proses pengembangan berlangsung, pelaku melakukan perlawanan. Bahkan menyerang aparat kepolisian untuk mencoba kabur. Tembakan peringatan ke udara yang dilakukan polisi, tak digubris.
Tindakan tegas pun diambil. Dua butir peluru bersarang di kaki kiri dan kanan pelaku. Selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis.
Kapolsek Panakkukang, Kompol Wahyudi Rahman, mengatakan dalam pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya. Bahkan Ancu menyebut dirinya sudah tiga kali melakukan perbuatan serupa di tempat berbeda.
”Anggota kami terpaksa melumpuhkan yang bersangkutan karena mencoba melakukan perlawanan dan menyerang petugas agar bisa kabur saat dilakukan,” ujar Wahyudi Rahman
Menurut Kapolsek, pelaku merupakan pemain lama. Kuat dugaan ia telah beberapa kali melakukan aksi pembobolan mobil di Kota Makassar, dengan modus pecah kaca. (ish/rus)

Exit mobile version