MAKASSAR, BKM–Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Takalar 15 Februari 2017 mendatang hampir dipastikan kurang seru. Soalnya, figur yang bakal menantang petahana belum fiks. Itu karena sebagian besar partai politik cenderung mengarahkan dukungan kepada pasangan petahana, Burhanuddin Baharuddin-Natsir Ibrahim.
Anggota Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Golkar, Usman Marham mengakui popularitas dan elektabilitas Burhanuddin di Takalar memang sangat tinggi dan jauh di atas rival lainnya. Apalagi Burhanuddin masih menggandeng pasangannya, Natsir Ibrahim. “Popularitas dan elektabilitas inilah yang menjadi dasar bagi Golkar untuk mengusung kembali pasangan Burhanuddin-Natsir Ibrahim,” kata Usman di Makassar beberapa hari lalu.
Usman menambahkan melihat popularitas dan elektabilitas yang dimiliki pasangan ini memang figur lain yang bakal maju akan berpikir ulang. Menurut dia, saat ini agak sulit mencari lawan tanding Bur di Takalar.
Selain Golkar, beberapa partai politik lainnya juga bakal mengarahkan dukungannya kepada Burhanuddin. Partai politik itu antara lain PDI Perjuangan, Partai Demokrat, dan Hanura. Pekan lalu, Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni’matullah tampil mesra dengan Burhanuddin dalam kegiatan jalan sehat Kahmi Sulsel.
Selain Burhanuddin-Natsir, figur lainnya yang disebut-sebut akan maju di Takalar adalah Syamsari Kitta dan Makmur A Sadda. Syamsari yang digadang-gadang Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bakal berpasangan dengan Ahmad Dg Sere. Sedangkan Makmur disebut-sebut akan menggandeng Ketua DPP Apdesi, Sindawa Tarang.
Hanya saja partai politik pengusung dua pasangan ini belum jelas. Syamsari baru mendapatkan rekomendasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Makmur masih berjuang mendapatkan rekomendasi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). (rif)
Sulit Cari Lawan Tanding Bur di Takalar
