Site icon Berita Kota Makassar

Tanribali : Kalau DPP Perintahkan Maju, Saya Siap

MAKASSAR, BKM–Bakal calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel Ahmad Tanribali Lamo belum ingin mengalah soal kecilnya peluangnya untuk maju di arena Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulsel akhir Agustus pekan depan.
Tanribali yang kini tercatat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pertahanan dan Keamanan DPP Partai Golkar mengaku bila peluangnya untuk ikut bertarung di Musda Golkar Sulsel belum tertutup.
Menurutnya, jika mengacu pada petunjuk pelaksanaan (juklak) Musda Golkar untuk tingkat Provinsi terdapat 11 syarat untuk menjadi ketua.
Mantan caretaker Gubernur Sulsel ini mengakui ada 10 poin syarat ketua yang dapat mengganjalnya masuk sebagai calon ketua DPD, namun ada syarat ke 11 yang menjadi celah untuk dapat bertarung di Musda nanti.
Pada poin 11 dalam juklak dijelaskan, dalam hal terdapat kader Partai Golkar yang akan maju sebagai calon ketua, tetapi tidak memenuhi kriteria dan persyaratan di atas (10 poin pertama), maka calon tersebut harus mendapatkan persetujuan dari DPP Golkar. “Oleh karena itu, saya tidak berani bilang saya tidak maju, saya tergantung DPP. Jadi pada prinsipnya, saya tidak dalam posisi siap maju atau tidak, kalau DPP perintahkan maju, saya siap maju,”jelas Tanribali di sebuah rumah makan di Makassar, Selasa (23/8).
Menurutnya, Partai Golkar tidak membatasi setiap kadernya untuk ikut bertarung dalam kontestasi apa pun. Termasuk dalam Musda Golkar Sulsel. “Kalau kita meyakini Partai Golkar ini adalah partai kader, saya katakan saya ini kader Golkar. Kalau partai kader, berarti setiap kader harus siap atas perintah partai,” tambah Tanribali.
Meskipun sejauh ini ia mengakui, DPP Golkar belum sekali pun membicarakan terkait rencananya untuk ikut bertarung di Musda Golkar Sulsel. Begitu pun sebaliknya. “Saya tidak pernah menyampaikan niat, apalagi saya menawarkan diri. Tapi kan tidak seperti itu juga, saya masuk Golkar, karena pasti DPP punya penilaian tersendiri terhadap saya. Mungkin karena pertimbangan pengalaman saya, sehingga diterima di DPP,”ujarnya.
Sebelumnya, sejumlah petinggi Golkar Sulsel pesimis bila Tanribali maju di Musda, lantaran kurang mengetahui sejumlah hal yang berkaitan dengan golkar didaerah ini.
Dalam catatan BKM, Golkar Sulsel selama ini menggunakan poin 11 untuk menggaet ketua DPD seperti saat mengajak Bupati Bulukumba terpilih Zainuddin Hasan sebagai ketua Golkar, Andi Mudzakkar di Luwu, Rusdi Masse di Sidrap, Burhanuddin Unru di Wajo, dan lainnya. (rif)

Exit mobile version