MAKASSAR, BKM– Peluang tokoh pendidikan atau akademisi untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 mendatang cukup besar. Potensinya sama dengan politisi maupun birokrat. Semuanya ditentukan dengan kerja politiknya.
Hal ini disampaikan penggiat politik, Abdul Haris Kamis (25/8). Menurutnya, beberapa tokoh pendidikan atau akademisi yang menjadi kepala daerah cukup sukses seperti Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah.
Selain Nurdin, kata Haris, beberapa tokoh pendidikan seperti ketua DPRD Sulsel saat ini HM Roem juga sukses memimpin Sinjai dua periode. “Selain kedua tokoh ini, kepala daerah yang berlatar belakang akademisi atau tokoh pendidikan yang sukses yakni Bupati Tana Toraja 1989-1995 Tandi Roma Andi Lolo dan mantan Rektor Unhas Radi A Gani di Kabupaten Wajo.
Haris menjelaskan, untuk Pilwali Makassar, saat ini ada beberapa tokoh pendidikan yang layak diperhitungkan, seperti politisi Partai Demokrat Andi Endre Mallanti Cecep Lantara, politisi PDIP Syamsu Niang dan politisi PKB Andi Mustaman. “Ketiga figur ini bukan hanya politisi, tapi juga tokoh pendidikan. Peran mereka dalam dunia pendidikan tak diragukan lagi,” ujarnya.
Andi Endre, jelas Haris, saat ini membina sekolah tinggi ilmu kesehatan, yakni Yampa. Sedang Syamsu Niang memiliki Yayasan Laniang yang mengelola sekolah dari tingkat dasar hingga atas. Sementara itu, Andi Mustaman membina perguruan tinggi dalam bidang ilmu ekonomi. “Kepedulian Andi Mustaman dalam bidang ilmu pendidikan tak diragukan lagi. Setiap tahunnya puluhan masyarakat yang kurang mampu mendapatkan bantuan untuk melanjutkan pendidikan di kampusnya secara cuma-cuma. Ketiganya cukup berpotensi maju di Pilwali Makassar,”paparnya.
Dosen komunikasi politik UIN Alauddin Makassar, Dr Firdaus Muhammad menjelaskan, saat ini partai politik banyak melakukan gerakan dengan berbagai riak. Tujuan untuk membangun kekuatan menjelang Pilbup dan Pilwali. “Setiap perhelatan politik, setiap figur harus siap dengan segala sesuatunya, termasuk biaya dan adanya dukungan dari bawah, yakni masyarakat,” ujarnya.
Sebelumnya, pemerhati politik Asri Abdullah berharap tokoh pendidikan berani maju di Pilwali nanti. Menurutnya, tokoh pendidikan memiliki keunggulan tersendiri untuk pemimpin daerah. Dimana pendidikan merupakan kebutuhan dasar dalam memajukan suatu kota atau kabupaten,”jelas Asri. (rif)
Sudah Saatnya Akademisi Maju di Pilwali Makassar
