MAROS, BKM — Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau dulu bernama Jamsostek menggelar sosialisasi kepada pekerja non formal atau bukan penerima upah. Sosialisasi dilakukan di Pasar Pakalu Kecamatan Bantimurung Maros, Jumat (26/8).
Sosialisasi tersebut diantaranya tentang manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK). Penata Madya Pemasaran dan Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Maros, Soni Cahya Wirawan mengemukakan, sejumlah pedagang pasar dan sopir angkutan umum atau petepete terlihat antusias mengikuti sosialisasi ini. “Sebanyak 54 orang menjadi peserta baru BPJS Ketenagakerjaan dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Lanjutnya, bahwa manfaat dari keanggotan BPJS Ketenagakerjaan begitu besar, tidak hanya untuk pekerja formal melainkan juga informal. Iuran yang dibayarkan juga tak mahal dan terjangkau. Mereka hanya membayar iuran sebanyak Rp16.800 per bulan dan akan mendapatkan berbagai manfaat.
Menurutnya, jika terjadi kecelakaan maka BPJS Ketenagakerjaan menanggung ongkos pengobatan sampai sembuh. Jika peserta meninggal dunia, BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan santunan kepada ahli waris plus beasiswa untuk anaknya.
“Sosialisasi ini akan terus dilakukan dengan terjun langsung ke pasar-pasar. Target kami setahun ini 1000 pekerja non formal akan tercover jaminan sosial,” tambahnya. (ari-ril)
BPJS Sosialisasi di Pasar Pakalu
