BISNIS cuci mobil di Kota Makassar muncul bak jamur di musim hujan. Cukup banyak orang menggeluti jenis usaha ini. Namun sistem dan cara yang ditawarkan nyaris sama. Menggunakan hidrolik, cairan salju, semir ban dan menghabiskan air dalam jumlah banyak. Belum lagi waktu yang cukup lama untuk antre hingga proses pencucian selesai.
Cara seperti itu coba diubah oleh Bintang Auto Clean Waterless. Tempat usaha yang berlokasi di Jalan Pelita ini menawarkan konsep berbeda dalam hal cuci mobil. Tidak perlu repot-repot datang ke tempat cuci kendaraan, air yang digunakan tidak seberapa, dan proses pencucian tidak butuh waktu lama.
”Otoman kami siap datang ke rumah atau dimanapun pelanggan berada. Bisa di warung kopi, atau saat ibu-ibu menunggu anaknya pulang sekolah. Kami menggunakan cairan khusus yang alami untuk mencuci mobil. Tidak butuh air banyak. Bahkan dengan konsep ini kita bisa menghemat penggunaan air hingga 300 liter. Waktunya juga tidak sampai setengah jam. Tergantung paket yang diinginkan,” jelas Riska Redindo, direktris sekaligus owner Bintang Auto Clean, Senin (29/8).
Sebenarnya, menurut istri Kemal Redindo ini, tempat usaha cuci mobil yang dirintisnya bernama Everdry. Nama itu kemudian diganti dengan mengambil nama putra pertama mereka, Bintang.
”Sebenarnya perubahan nama sudah lama kami lakukan. Namun peresmiannya baru sekarang, karena bertepatan dengan empat tahun pernikahan kami,” kata Riska yang merupakan menantu Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo itu, kemarin.
Saat ini, Bintang Auto Clean memiliki tiga tim otoman (sebutan untuk para karyawannya). Mereka telah diikutkan pada pelatihan khusus yang dilaksanakan di Jakarta. Perkiraan waktu penyelesaian pencucian satu unit mobil telah mereka kuasai. Termasuk proses pembersihannya, baik interior maupun eksteriornya.
Otoman ini siap datang membersihkan mobil para pelanggan yang membutuhkannya. Tidak ada biaya tambahan yang dikeluarkan, selama masih berada dalam wilayah Kota Makassar.
”Untuk bahannya, kami bekerja sama dengan teman yang ada di Bogor dan Jakarta. Mereka sudah lebih dulu membuka usaha seperti ini. Untuk Makassar, baru Bintang Auto Clean yang memilikinya,” terang Riska.
Dengan cairan khusus yang dibuat dari bahan nabati, Riska mengklaim proses pembersihan bisa dilakukan lebih maksimal. Misalnya ada baret-baret pada bodi mobil bisa dihilangkan dengan hanya menyemprotkan dan menggosoknya. Begitu juga dengan debu. Sekali dibersihkan, bisa bertahan selama seminggu dan debu tidak melengket lagi.
Selain usaha jasa pencucian mobil, Riska juga telah membuka usaha laudry dan sudah berkembang. Diapun menargetkan, akhir tahun ini bisa membuka sebuah kafe bernuansa otomotif. Tempatnya, di lantai dua ruko yang ditempati Bintang Auto Clean.
”Suami saya kan sukanya otomotif. Karena itu, kita buat kafe yang nuansanya otomotif. Sekarang sementara dibenahi. Mudah-mudahan akhir tahun ini bisa diresmikan,” imbuh Riska.
Dengan adanya kafe ini nantinya, pengunjung Bintang Auto Clean bisa menghabiskan waktunya di tempat tersebut, sambil menunggu mobilnya selesai dicuci. Satu lagi konsep yang berbeda dibanding tempat cuci mobil lain di Makassar. (*/rus)
Konsep Baru Cuci Mobil
