MAKASSAR, BKM — Jajaran Polsek Mamajang menjaring seorang pengendara sepeda motor bernama Gusti (21), lantaran didadapi membawa anak panah (busur) saat razia digelar di depan Kampus Satria Makassar, Jl Veteran Selatan, Senin (29/8) sore.
Gusti sebelumnya sempat kabur, namun setelah dilakukan pengejaran akhirnya Gusti berhasil diringkus. Dihadapan petugas Gusti berdalih kalau busur tersebut adalah milik temannya yang tinggal di Jl Kakatua. “Bukan saya punya Pak. Itu busur temanku punya. Dia tinggal di Jl Kakatua Pak,” dalihnya.
Polisi mengintrogasi Gusti lebih jauh, pasalnya belum lama ini terjadi peristiwa tawuran yang melibatkan oknum pelajar dari SMA Satria Makassar dan mengakibatkan seorang security Kampus Satria Makassar bernama Hamzah. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Labuang Baji akibat luka terkena anak panah di bagian pundak kanannya. Adapun pelakunya sejauh ini belum diketahui.
Kapolsek Mamajang, Kompol Jamal mengemukakan, setelah menjalani pemeriksaan penyidik, Gusti dinyatakan tidak terlibat dalam aksi tawuran yang melibatkan pelajar SMA versus SMK pada Senin lalu.
Walau demikian, Gusti tetap menjalani proses hukum lantaran terbukti menyimpan senjata tajam jenis anak panah yang sering digunakan sejumlah pelaku kriminal.
“Pelaku tidak terbukti terlibat dalam kasus itu. Semu saksi sudah kita konfrontir namun tak ada yang mengenali pelaku saat kejadian itu. Namun demikian, pelaku tetap kita tahan dalam kasus kepemlikian senjata taja,” tegas Kapolsek. (jul-ril)
Bawa Busur, Warga Muh Tahir Dibui
