Site icon Berita Kota Makassar

Rusdi Janji Pendapatan Perkapita Rp50 Juta

SIDRAP, BKM — Kampus Unhas Makassar menjadikan Kabupaten Sidrap sebagai salah satu daerah di Sulsel menjadi program pengabdian masyarakat untuk mewujudkan pembangunan dari berbagai sektor.
Perguruan tinggi terkemuka di Indonesia Timur itu menunjuk Sidrap karena daerah ini dianggap paling berkompeten dalam meningkatkan pembangunan sekaligus daerah percontohan di Sulsel. Ini dikarenakan selain Sidrap dikenal sebagai daerah lumbung padi di Sulsel juga sebagai kantong telur, serta ternak sapi terbesar.
Rektor Unhas, Prof Dr Dwia Aristina Pulubuhu, MA dalam acara Pengambidan Masyarakat di aula SKPD , Selasa 30 Agustus, kemarin mengemukakan, Sidrap merupakan daerah lumbung beras yang telah mampu memberikan konstribusi sebesar 20 persen dari target pemenuhan beras sebesar 3 juta ton untuk wilayah Sulsel.
“Sidrap juga memiliki kantong telur serta daerah pengembangan ternak sapi yang sukses menambah income perkapita masyarakat. Na’ inilah yang mampu menjadikan daerah ini sebagai daerah berpenduduk miskin terendah pertama di Sulsel. Maka dari itu, kita pilih Sidrap sebagai daerah tujuan pengabdian masyarakat dari Unhas,” kata Dwia Aristina.
Didampingi sejumlah guru besar Unhas, Dwia Aristina menambahkan, potensi lain yang perlu dikerjasamakan yaitu, danau Sidenreng yang dapat difungsi ganda sebagai sumber mata pencaharian bagi nelayan serta dapat di kelola menjadi tempat wisata keluarga.
Kunjungan pengabdian masyarakat Rektor Unhas dengan sejumlah guru besar Unhas antara lain bimbingan teknis penata usaha dan pelaporan Desa. Selanjutnya, penyuluhan, pencegahan dan penularan HIV AIDS pada remaja. Sosialisasi penanggulangan dini terhadap perilaku penyimpangan anak remaja melalui penguatan keluarga.
Tak hanya itu, beliau juga melakukan sosialisasi tentang kelompok usaha ternak sebagai peningkatan pendapatan peternakan melalui pelatihan penerapan suplamen priobiotik pakan ayam dan pembuatan produk inovatif dari olahan ayam.
Bentuk pengabdian lainnya adalah perbaikan daya tarik visual kemasan produk pangan olahan, edukasi manajemen laktasi pada kelas ibu hamil, pengembangan usaha tani bawang merah dari biji dalam meningkatkan kesejahteraan petani, serta pemberdayaan penangkaran benih padi bermutu tinggi dan aplikasi pupuk organik.
Sementara, Bupati Sidrap, Rusdi Masse didampingi Ketua PKK Sidrap, Hj Fatmawati Rusdi mengatakan, kerjasama yang terjalin antara perguruan tinggi itu akan terus ditingkatkan dengan melibatkan sejumlah guru besar Unhas dalam mengelola dan mengembangkan potensi daerah yang dimiliki.
Perkembangan yang telah di capai Sidrap, kata Ketua DPW NasDem Sulsel itu mengaku, sudah cukup baik misalnya, pada 2015 perekonomian daerah tumbuh sebesar 8,02 persen. Lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan ekonomi di Sulsel.
(ady/C)

Exit mobile version