MAKASSAR, BKM — Hanya lantaran terlibat cekcok dengan istrinya, Ramli alias Malli (30), warga Panpang Utama Lorong 1, Makassar harus menderita luka kulit melepuh akibat diguyur dengan air panas oleh mertuanya sendiri.
Peristiwa ini terjadi saat Ramli meminta istrinya, Syamsiah Dg Lebong (27) mengambil perkakas untuk memperbaiki gayung sepeda anaknya yang rusak. Namun, permintaan Ramli ditanggapi ngaur oleh sang istri.
Ramli kemudian menegur istrinya dan berujung pada adu mulut. Sang Istri dalam kondisi marah kemudian meninggalkan suaminya dan menuju ke rumah orang tuanya yang tak jauh dari rumah Ramli.
“Saya ccuman minta istri saya ambilkan kunci karena gayung sepeda anak saya rusak, tapi dia malah ngaur. Saya tegur eh malah marah-marah. Kami bertengkar sebelum dia ke rumah ibunya,” beber Ramli ditemui di Mapolsek Panakkukang usai melapor kaasus tersebut, Kamis (1/9) sekitar pukul 20.45 Wita.
Ramli yang bermaksud agar perseteruannya itu tidak membesar kemudian mengikuti istrinya sampai ke rumah mertuanya. Namun sang mertua bernama Dg Ati (67) yang terlanjur mendengar keluahan anaknya itu malah berbuat anarkis.
“Waktu saya sampai di rumah ibunya, saya malah dimatikan lampu. Tiba-tiba mertua saya menyiram saya dengan air panas,” kata Ramli, sembari menahan sakit.
Akibat diguyur air panas, korban mengalami luka melepuh pada bagian kepala, wajah, punggung dan sebagian tangannya. Pihak Ka SPKT Mapolsek Panakkukang, Aiptu Rustan mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Selasa 30 Agustus 2016, namun baru dilaporkan korban, Kamis (1/9) lalu.
Setelah menerima laporan, korban kemudian diantar petugas untuk melakukan visum di RS Ibnu Sina. Adapun laporan korban terlampir dengan nomor A901/183/IX/2016/Sek Panakkukang, masih dalam proses penyelidikan.
“Kami sudah terima laporan korban dan hasil visumnya. Kami masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan akan memeriksa terlapor yang tak lain mertua korban sendiri,” kata Ramli. (ish-ril)