MALILI, BKM — Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) Luwu Timur menggelar Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) tingkat Kabupaten Luwu Timur di Aula Kementerian Agama (Kemenag) Luwu Timur.
Kegiatan ini dalam rangka mempersiapkan generasi yang cerdas dan berakhlak mulia, serta menuntaskan buta aksara Alquran di Kabupaten Luwu Timur.
Ketua DPD BKPRMI Luwu Timur Rusdidaming mengatakan, kegiatan ini berlangsung dari tanggal dari tanggal 4 hingga 9 September 2016 dengan diikuti 87 santri dari 11 Kecamatan di Luwu Timur.
Festival yang digelar dua tahun sekali ini berlangsung di dua lokasi yakni di Aula Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur dan di Masjid Haqqul Yaqin, Puncak Indah Malili dengan dibagi menjadi tiga tingkatan yakni tingkat Taman Kanak Kanak Alquran (TKA) dari usia 4 hingga 7 tahun, Tingkat Taman Pendidikan Alquran (TPA) dari usia 8 hingga 12 tahun dan Tingkat Ta’limul Qu’ran Lil Aulad (TQA) dari usia 13 hingga 15 tahun.
Kategori yang dilombakan dalam festival tersebut antara lain, peragaan shalat berjamaah, tartil AlQuran, mewarnai gambar dan menggambar, tilawah, nasyid, sosiadrama, kaligrafi serta tahfidz putra dan putri. Para juara baik secara perorangan maupun beregu, mendapatkan piagam penghargaan dan uang pembinaan dari panitia.
Juara dari perlombaan ini nantinya akan dikirim ke tingkat provinsi, bersaing dengan peserta dari kabupaten dan kota lainnya di Sulsel.
“Juara di event ini akan kami kirim ke tingkat provinsi yang berlangsung di Kabupaten Jeneponto tanggal 5 Oktober 2016 mendatang dan In Sha Allah apabila menang lagi tingkat provinsi, dikirim lagi ke Banjarmasin untuk bersaing di tingkat nasional,” jelasnya.
Sementara itu, Asisten Administrasi Luwu Timur, Baharuddin mengatakan, Festival Anak Shaleh Indonesia merupakan salah satu upaya kita untuk berinvestasi bagi anak – anak, dimana fokus kegiatan ini ditujukan untuk menanamkan sikap mental yang baik kepada anak anak sejak dini.
Dia berharap melalui festival ini, dapat menjadi momentum untuk bersama – sama masyarakat bahu membahu mendidik anak – anak dan para remaja untuk menjadikan anak yang sehat jasmani dan rohaninya.
“Oleh itu saya titip kepada para orang tua untuk memberikan edukasi yang benar bagi anak anak agar menjadi panutan dan bekal yang benar bagi kehidupannya kela sehingga tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berakhak mulia serta menjadi pemimpin pemimpin yang mempunyai karakter dan integrasi tinggi yang dibutuhkan oleh pemerintah daerah,” ungkapnya. (alp/C)