Site icon Berita Kota Makassar

Pemotor Tewas Dihantam Ban Truk Copot

MAKASSAR, BKM — Pagi hari, Minggu (3/9), suasana di ruas Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di depan kampus Universitas Islam Makassar (UIM) cukup sepi. Masih kurang pengendara yang lalulalang.
Sebuah mobil truk tangki 10 roda pengangkut semen bernomor polisi DD 8741 KP tengah melaju dari arah Tamalanrea menuju Makassar. Di jalur lain, dari arah sebaliknya ada pengendara motor Honda Beat plat putih DD 2371 XX yang pengendaranya saling berboncengan.
Truk tangki dikemudikan Hamzah (42), warga Jalan Leang-leang. Sementara pemotornya bernama Agung (18) dan Andika (19). Agung diketahui sebagai warga Bontoramba, Lorong 10 nomor 4, Makassar.
Tiba-tiba peristiwa nahas terjadi. Ban bagian belakang truk sebelah kiri terlepas. Seketika itu juga dua ban yang saling bergandengan itu menggelinding dengan cepat. Karena kencangnya, ban tersebut melompati pembatas jalan hingga terpental menghantam pengendara lainnya.
Agung dan Andika yang berada di jalur sebelah terkena imbasnya. Ban mobil berukuran besar itu menghantam motor yang mereka kendarai. Kendaraan roda tersebut langsung terlempar. Begitu pula dengan kedua pengendara yang ada di atasnya.
Agung bahkan harus meregang nyawa di lokasi kejadian. Sementara Andika kritis dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Korban Agung tewas setelah mengalami luka parah di sekujur tubuhnya. Masing-masing luka robek pada pipi kanan, luka robek pada alis kanan, memar pada dada, hidung berlumuran darah serta memar pada bagian perut.
Andika yang merupakan mahasiswa Unhas, saat ditemukan dalam kondisi kritis lansung dilarikan ke RS Wahidin Sudirohusodo untuk mendapat perawatan intensif. Ia mengalami luka pada hidung, memar di pipi kanan, memar di dada, serta pada lecet lutut kanan.
Kanit Laka Polrestabes Makassar, AKP Cilcilia Sri Muliatsih yang dikonfirmasi, Minggu (4/9) membenarkan adanya kejadian ini. ”Kami sudah mengevakuasi kedua korban. Sopir mobil truk sudah kami amankan bersama kendaraannya. Satu dari dua korban nyawanya tak tertolong akibat ban truk mengenainya. Sementara satu rekanya lansung kami larikan ke RS Wahidin untuk mendapat perawatan intensif. Ia mengalami luka parah di sekujur tubuhnya,” jelas AKP Cilcilia, kemarin.
Aidil Haq, salah seorang saksi mata yang ditemui, mengatakan kedua korban baru saja mengisi bensin lalu keluar dari SPBU yang tak jauh dari lokasi kejadian.
”Saya lihat korban baru saja keluar dari SPBU mengisi bensin. Tiba-tiba sebuah truk mengalami copot ban dan langsung menggelinding hingga mengenai korban. Mobil truk itu cukup kencang larinya, sehingga saat bannya copot dan menggelinding, menghantam korban hingga meninggal,” terang Aidil.
Sopir mobil truk nahas, Hamzah mengaku kaget saat mobil yang dibawanya mengalami ban copot. ”Mobil saya tidak kencang larinya, karena muatannya cukup berat. Saya juga heran kenapa sampai ban mobil saya tiba-tiba copot lalu menyeberang ke jalur lain,” jelas Hamzah.
Ia baru mengetahui ban mobilnya terlepas setelah mendengar suara gaduh. Apalagi mengenai pengendara motor hingga menewaskan salah satunya. (ish/rus)

Exit mobile version