Site icon Berita Kota Makassar

Tak Jalankan Amanah Gerindra Sulsel Belum PAW Muslimin Daud

MAKASSAR, BKM–Partai Gerindra Sulsel belum mengganti anggotanya di DPRD Sulsel Muslimin Daud meski sudah tak mampu menjalankan aktifitas sebagai wakil rakyat.
Lambannya penggantian Muslimin sebagai legislator Gerindra Sulsel membuat sejumlah agenda dewan ditetapkan tanpa keterlibatan satu wakil rakyat dari daerah pemilihan Sulsel VI yang meliputi Kabupaten Maros, Pangkep, Barru dan Parepare.
Dalam sejumlah kegiatan, baik rapat fraksi, rapat komisi, rapat pansus, hingga rapat paripurna, Muslimin yang tercatat sebagai anggota Komisi E DPRD Sulsel jarang terlihat. Sesekali hadir dalam rapat paripurna untuk mengisi absen, dan beberapa saat kemudian baru pulang.
Ketua DPRD Sulsel HM Roem yang dimintai tanggapannya soal kehadiran Muslimin Daud yang sangat rendah diakuinya sebagai sesuatui hal yang harus menjadi perhatian partainya.
“Kalau aturan yang ada, itu berada di tata tertib (Tatib) dewan yang ukurannya berada di rapat paripurna. Diluar itu sebenarnya menjadi urusan fraksi masing-masing,”ujar Roem, Senin (5/9).
Menurut Roem dirinya selaku ketua dewan selalu mengingatkan soal kehadiran dan keaktifan setiap anggota. “Saya selama ini dalam rapat pimpinan selalu menyampaikan soal daftar kehadiran anggota. Kehadiran ini menjadi penting karena diatur. Bukan sekedar hanya mengisi daftar hadir saja, tapi kerja utama adalah rapat. Kalau hadir saja tidak, maka itu sangat disayangkan, itulah juga dibutuhkan masukan dari Badan Kehormatan (BK),”jelasnya.
Kalaupun dia (BK) tak mau menegur langsung, maka biar serahkan kemimpinan dewan, sebab BK dibentuk salah satu untuk memonitor kehadiran anggota dewan. Legislator Golkar Sulsel ini mengaku memahami kondisi kesehatan Muslimin Daud sejak dilantik akhir 2014 lalu, “Cuma kita harus melihat aspek keseimbangannya. Kalau itu terus menerus, kita kembalikan ke fraksinya untuk menangani,”tukasnya.
Soal absensi Muslimin yang terisi, sementara dirinya tak hadir juga akan menjadi perhatian Roem yang juga mantan Bupati Sinjai dua periode ini. “Itu yang kita minta di sekwan agar mendisiplinkan staf yang bertugas di setiap fraksi dan komisi, jangan coba-coba menandatangani absen anggota dewan jika yang bersangkutan tidak hadir. Wakil ketua DPD Partai Gerindra Sulsel Andi Idris Manggabarani yang dimintai tanggapannya soal rendahnya kehadiran Muslim dalam menjalankan amanah rakyat mengkau akan memanggil yang bersangkutan untuk klarifikasi. “Kami akan segera klarifikasi kepada yang bersangkutan,”tulis Idris lewat pesan singkatnya kemarin. (jun/rif)

Exit mobile version