SOPPENG, BKM — Sejumlah petani di Desa Laringgi Kecamatanarioriawa menjerit lantaran fuso (gagal panen). Musim kering berkepanjangan mengakibatkan puluhan hektar sawah terancam fuso. Bahkan dari informasi terdapat sekitar 50 hektar lebih sawah yang mengalami fuso.
Menurut Lamana warga Laringgi Selasa (6/9) mengatakan, kekeringan yang melanda mengakibatkan puluhan hektar sawah di Desa Laringgi terancam fuso.
“Banyak petani disini menjerit, bayangkan saja padi sudah mulai menguning tiba-tiba hujan tidak turun sampai saat ini sementara padi butuh air” ujar Lamana.
Sementara itu Jumriah staf UPT BPP Marioriawa membenarkan adanya sawah petani yang tetancam Fuso namun menurutnya ada tiga kelompol tani di Desa Laringgi yang terancam fuso. Namun dia belum bisa memastikan berapa luas hektar sawah di desa Laringgi terancam gagal panen.
“Belum masuk kategori kerusakan karena punya tahapan dalam hal pelaporan. Laporan dibuat secara berkelanjutan sesuai dengan kondisi lapangan,” paparnya. (ono/C)