Site icon Berita Kota Makassar

Harga Sapi Lokal Tembus Rp 130 Ribu per Kg

LUWU, BKM — Jelang lebaran Idhul Adha, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Luwu terus terpantau naik. Salah satu komoditas yang terus mengalami kenaikan harga yakni daging sapi lokal hingga Rp 130 ribu per kilogram. Kondisi ini membuat konsumen yang mayoritas ibu rumah tangga merasa resah karena harus merogoh kocek lebih dalam.
Umar (45), pedagang sapi di Belopa mengatakan, harga daging sapi terus mengalami kenaikan. Jika pada pekan lalu harganya Rp 100 ribu, kini sudah mencapai Rp 130 ribu. Harga tersebut dijual untuk partai eceran besar seperti untuk membuat bakso dan sup iga. Namun, untuk eceran dijual seharga Rp 110 hingga 130 per kilogram. “Pasokan daging sapi saat ini relatif lancar. Tetapi, harganya sudah tinggi menembus Rp 130 ribu per kilogram, dan itu pun dijual untuk partai besar,” ujar Umar.
Dia memprediksi, tiga hari menjelang lebaran bila pasokan daging masih lancar, harga daging bisa mencapai Rp 130 kilogram. Namun, bila pasokannya tersendat harganya bisa mencapai Rp 150 ribu per kilogram. “Sekarang pasokannya lumayan lancar. Tapi, kalau tersendat, pastinya akan naik lagi,” katanya.
Sedang untuk harga per ekor Sapi untuk Kurban mencapai harga termahal di Luwu 14 juta perekor sedang termurah sapi lokal mencapai Rp 11 juta “harga perekor sapi jelang lebaran Idul Adha terus naik hingga mencapai Rp 14 juta perekotlr di Luwu,” ujar Umar kepada BKM, Rabu (7/9)
Sejauh ini di Pasar Belopa untuk harga daging ayam, Suli dan Bajo juga terpantau naik yaitu dari Rp 35 ribu menjadi Rp 45 hingga Rp 50 ribu per ekor.
Hal yang sama untuk harga komoditas lainnya seperti telur, minyak goreng, tomat, lombok dan bawang harg jualnya terus merangkak naik tiga hari jelang lebaran Idul Adha tahun ini. (wan/C)

Exit mobile version