Site icon Berita Kota Makassar

Rapat Formatur Dipastikan Deadlock

RAPAT lima formatur untuk menentukan ketua DPD PAN Makassar dipastikan deadlock atau tidak melahirkan keputusan. Hal ini lantaran sedikitnya tiga dari lima formatur masing-masing ngotot untuk memimpin PAN Makassar lima tahun kedepan. Ketiganya yakni petahana Busrah Abdullah, Hamzah Hamid dan Zaenal Beta, sementara dua formatur lainnya yakni Umar Kadir serta Jamil Misbah yang mewakili DPW disebut sebagai penyeimbang.
Pada Musda PAN yang digelar di Grand Hotel Asia Panakkukang Sabtu (10/9), melahirkan lima formatur termasuk wakil dari DPW PAN Sulsel Jamil Misbah yang tiba-tiba muncul menggantikan nama Andi Yusran Paris. “Sebenarnya yang mewakili DPW jadi formatur yaitu Yusran Paris, tetapi karena Yusran menyerahkan kepada kader yang lain dan, tidak bersedia jadi formatur, maka kita utus untuk tugas lainnya”ungkap Ketua DPW PAN Sulsel Ashabul Kahfi usai pelaksnaan Musda baru-baru ini.
Pelaksanaan Musda PAN Makassar dibuka Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto didampingi Ashabul Kahfi, Bursah Abdullah serta pengurus DPW PAN Sulsel lainnya. Danny dalam sambutannya terus memuji PAN hingga terus mendapat aplaus dari pengurus dan kader PAN diarena Musda.
Potensi deadlock juga diakui Bursrah, Hamzah dan Zaenal Beta. “Kalau formatur masing-masing ngotot untuk menjadi ketua, maka pasti itu deadlock,”ujar Bursah. Hal sama disampaikan Zaenal bahwa jika ada satu orang formatur yang menolak, meski empat menyetujui, maka itu deadlock dan tentu diserahkan ke DPW,”jelas Zaenal. Sementara itu, Hamzah Hamid mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada kader. “Saya tetap optimisi terpilih, namun semuanya saya serahkan kepada kader seiapa yang layak memimpin PAN Makassar lima tahun kedepan,”jelas legislator PAN makassar dua periode ini.
(ita/rif)

Exit mobile version