TAKALAR, BKM — Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Takalar kecewa lantaran rapat pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belaja Daerah Perubahan (RAPBD-P) tahun 2016 molor dari jadwal. Hal itu disebabkan banyaknya legislator yang telat menghadiri rapat.
“Dari tiga komisi yang ada, hanya Komisi I yang menggelar rapat sesuai jadwal yang disepakati. Ini kebiasaan buruk yang harus ditinggalkan rekan-rekan anggota Dewan, karena apa yang akan dibahas dalam rapat anggaran di hari pertama itu dan seterusnya adalah menyangkut progres pembangunan di daerah kita,” keluh Adam Hamzah anggota Bamus DPRD Takalar, Rabu (14/9).
Adam Hamzah menambahkan, bahwa agenda pembahasan anggaran dengan pihak eksekutif direncanakan rampung hingga akhir September 2016 ini, sehingga pihaknya mengharapkan, penggunaan dan realisasi anggaran perubahan berjalan tepat waktu.
Sementara, Ketua Bamus DPRD Takalar, Makmur Mustakim yang dimintai tanggapannya perihal molornya agenda rapat pembahasan RAPBD-Perubahan ikut menyayangkan hal tersebut.
“Persoalan etika dan posisi anggota dewan itu ada ditangan badan kehormatan, konfirmasi langsung Ketua Badan Kehormatan,” ujar Makmur. (ari-ril)
Rapat Pembahasan RAPBD-P Takalar Molor
