MAKASSAR, BKM — Jamaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) I debarkasi Sultan Hasanuddin, Makassar akhirnya mendarat, Minggu (18/9). Rombongan jamaah haji tersebut tiba sekitar enam jam lebih lambat dari jadwal yang ditentukan.
Dari jadwal yang ada, seharusnya kloter 1 tiba sekitar pukul 09.30 Wita. Namun kedatangan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 1301 molor hingga enam jam. Pesawat baru mendarat sekitar pukul 15.30 wita.
Menurut Station Manager Garuda Indonesia Makassar, Dwi Aryo, keterlambatan jamaah haji tiba di tanah air disebabkan adanya tumpukan penumpang yang sebagian besar jamaah haji dari berbagai negara di Bandara King Abdul Azis, Jeddah yang akan pulang ke negara masing-masing.
Akibatnya, proses boarding pass mengalami perlambatan. Dia mengaku, kondisi tersebut kerap terjadi saat kepulangan jamaah haji.
Usai menyelesaikan semua urusan di Bandara Internasional Hasanuddin, jamaah haji kemudian dibawa ke Asrama Haji dan diterima secara resmi.
Berdasarkan data yang ada, sebanyak 455 jamaah haji tergabung dalam Kloter I masing-masing terdiri dari 251 jamaah haji asal Kota Makassar. Sisanya 199 dari Kabupaten Soppeng.
Salah seorang Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Mawardi Siradj mengatakan, bersama dari 455 jamaah haji yang tergabung dalam kloter 1, lima diantaranya adalah petugas haji.
Akibat molornya kedatangan jamaah haji kloter I, para penjemput terpaksa harus bersabar menunggu kedatangan sanak familinya.
Salah seorang penjemput asal Kabupaten Soppeng, Andi Unru menjelaskan, dirinya sudah berada di Asrama Haji Sudiang sejak pukul 07.00 Wita.
“Kami tiga mobil berjumlah 20 orang berangkat tadi malam dari Soppeng. Tiba dinihari di Makassar, singgah di BTP. Pukul 07.00 pagi kami ke sini (Sudiang, red),” ungkapnya.
Dia mengaku awalnya tak tahu jika pesawat yang mengangkut para jamaah haji mengalami delay atau keterlambatan. “Nanti setelah tanya-tanya ternyata terlambat. Coba tahu begini kondisinya nanti sore baru kami ke Asrama Haji,” jelasnya.
Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang beserta isteri juga direncanakan sudah pulang ke tanah air Minggu kemarin. Namun karena orang nomor dua di Sulsel itu menggunakan haji khusus alias ONH Plus, Agus tiba di Jakarta.
Informasi dari staf Humas Pemprov Sulsel, Amrullah Hanafi, Wagub dan istri dijadwalkan tiba di Jakarta kemarin sore. (rhm/rus)
Jamaah Haji Kloter 1 Terlambat Enam Jam
