Site icon Berita Kota Makassar

616 Catar-Catari Polimarim Diksar Belneg di Pakkatto

MAKASSAR, BKM — Sebanyak 616 calon taruna dan calon taruni (catar-catari) Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar mengikuti pendidikan dasar bela negara (diksar belneg). Kegiatan ini berlangsung di markas Rindam VII/Wirabuana Pakkatto, Kabupaten Gowa, Senin (19/9) hingga Sabtu (24/9).
Diklat dibuka Wakil Komandan Rindam VII/Wrb, Kolonel Inf Muh Ali. Hadir Direktur Polimarim AMI, Amrin Rani serta para wakil direktur, karyawan serta dosen.
Kepada wartawan usai membuka diksar, Wadan Rindam VII/Wrb mengatakan, pelaksanaan bela negara merupakan amanat undang-undang. Tujuannya untuk menanamkan rasa cinta tanah air.
”Jika rasa cinta tanah air ini benar-benar tertanam dalam diri masing-masing, yakinlah bahwa tidak akan ada paham negatif yang mempengaruhi. Sebaliknya, jika rasa cinta tanah air setengah-setengah, tentu akan terkena pengaruh negatif,” jelas Muh Ali.
Selain itu, melalui diksar belneg ini, taruna dan taruni juga dibekali dengan wawasan kebangsaan. Sehingga mereka tidak hanya tahunya Sulawesi Selatan. Melainkan Indonesia secara keseluruhan, dari Sabang sampai Merauke.
”Saat ini banyak yang tidak hapal lagu-lagu nasional. Karena itu, di diksar belneg ini kita kembali mengingatkan mereka bahwa ini sangat vital dan penting untuk mereka ketahui. Harus mencintai negaranya,” tandas Wadan Rindam lagi.
Diapun menyatakan dukungannya untuk menghidupkan kembali mata pelajaran di sekolah yang bisa membangkitkan nasionalisme. Seperti pengetahuan tentang Pancasila dan sejarah.
Tentang belneg yang imejnya mendidik untuk menjadi militer, Muh Ali menampiknya. Menurutnya, kegiatan ini semata untuk mengajarkan betapa pentingnya orang Indonesia cinta pada tanah air dan bangsanya.
”Disini kita mengajarkan tentang soliditas dan kekompakan, semangat dan disiplin. Bukan hanya kepada mahasiswa, tapi juga bagi mereka yang sudah bekerja. Sebab bela negara menjadi hak dan kewajiban bagi warga Indonesia melalui profesinya masing-masing,” tandas Muh Ali lagi.
Direktur Polimarim AMI Makassar, Amrin Rani di tempat yang sama, menjelaskan bahwa Diksar Belneg merupakan kegiatan yang wajib diikuti para catar dan catari.
”Sudah komitmen kami mereka yang akan menjadi taruna dan taruni Polimarim harus mengikuti diksar bela negara. Mereka harus dibekali rasa cinta kepada negara dan wawasan kebangsaan. Sebab jika mereka telah selesai nantinya, 80 persen diantaranya akan bekerja di luar negeri. Dengan memiliki dasar-dasar bela negara, mereka tetap cinta tanah air meski berada di negara orang,” terang Amrin.
Kegiatan ini sudah rutin dilaksanakan setiap tahun. Ketika kampus ini masih bernama AMI Veteran Makassar, diksar belneg sudah berlangsung. Dilanjutkan lagi setelah perubahan bentuk menjadi Polimarim AMI. (rus)

Exit mobile version