Site icon Berita Kota Makassar

Renang Indah Tanpa Medali, Ski Air ke Final

BANDUNG, BKM — Kontingen renang indah Sulsel gagal mempersembahkan medali di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 Jawa Barat. wholesale jerseys from china Tampil di final nomor solo technical routine di kolam renang Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Kamis (22/9), perenang indah Sulsel, Lin Rahmadhania hanya mampu menduduki peringkat ke lima dengan total poin 64.3.
Peringkat pertama ditempati perenang indah Yogyakarta, Claudia Megawati Suyanto dengan 72.9 poin. Disusul perenang indah Jawa Timur, Livia Lukanto 69 poin, peringkat ketiga Sabrina Ayunda Kusumah dari Kaltim dengan total 66.5 poin.
Sedangkan tuan rumah Jawa Barat yang memainkan Aurora Almarini hanya mampu menduduki peringkat empat dengan 65.9 poin. Perenang Jawa Tengah, Puspita Budi Utami dengan cheap nfl jerseys 63.3 poin berada di peringkat enam.
Pelatih renang indah Sulsel, Selvi Melowa mengakui persaingan di renang indah cukup ketat. Menurutnya, penampilan atlet asuhannya sudah sangat maksimal dan bisa menggungguli perenang asal Jawa Tengah.
”Saya kira Anda lihat sendiri bagaimana para perenang kita bertanding. Ke depan kami akan melakukan evaluasi secara menyeluruh sebagai persiapan menuju PON XX di Papua 2020 mendatang,” ujarnya.
Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) KONI Sulsel, Prof Dr Andi Ikhsan,MKes didampingi Monev Cabor Renang, Atmam Amir mengatakan penampilan para perenang Sulsel sudah baik. Hanya saja faktor pengalaman yang menjadi kendala sehingga masih kalah bersaing dengan daerah lain. Menurutnya, pengalaman menjadi salah satu kunci untuk bisa menembus persaingan di ajang sekelas PON.
”Jam tanding dan ujicoba juga bisa jadi faktor lain kenapa para perenang Sulsel sulit bersaing dengan daerah lain,” paparnya.
Di PON XIX 2016 Jabar, cabor renang Sulsel hanya mampu membawa pulang satu medali perak melalui Alamzah yang turun di nomor 800 meter gaya bebas putra beberapa hari lalu. Sebelumnya, Alamzah gagal mempersembahkan medali di nomor 1.500 meter gaya bebas putra, 200 meter gaya ganti putra, 400 meter gaya bebas, dan 50 meter gaya punggung.
Di cabor sepak takraw, tim beregu putra Sulsel hanya meraih medali perunggu usai takluk dari Gorontalo dengan skor 2-0 di babak semifinal, GOR Gymnasium Kampus UPI Bandung, Kamis (22/9).
Sebelumnya, tim sepak takraw Sulsel kategori putra dan putri juga gagal menembus babak delapan besar setelah kalah atas Riau 2-1. Kegagalan tim putra kembali disusul tim putri yang juga gagal melangkah ke semifinal usai takluk dari Jawa Tengah 2-1. Hingga Kamis (22/9) kemarin, tim sepak takraw Sulsel baru meraih satu medali perunggu di nomor beregu putra.
Di cabor sofball, Wali Kota Makassar Dany Pomanto tak berani menjanjikan bonus bagi para atlet jika sukses meraih medali. “Intinya berjuang saja dulu. Bonus tak perlu disoal. Karena prestasi pasti akan menjadi perhatian pemkot,” ujar Dany usai mengunjungi cabor sofball di Stadion Jalak Harupat kemarin.
Di cabor layar, hingga hari kedua lomba, Rabu (21/9) petang, telah menggelar 19 nomor. Sebanyak 123 atlet layar dari 16 kontingen beradu cepat di tiga race yang dipertandingkan di nomor International 470 Open.
Sulsel meraih medali perunggu melalui pasangan Ismail Abdul Rahmat-Murhadi. Di tempat pertama diraih Heady Yunus Bagaskara-Zakariyah Rizki (Jatim), dan Djulijono Wibowo-Mulyanto (Jabar) di urutan kedua.
Di nomor International 420 Putri, Sulsel kembali menambah medali perunggu melalui Zavanya Eldifa Finandika-Nurul Octaviani. Disusul medali emas oleh Nur Fatin Syafika-Farah Asima (Kaltim), dan medali perak Ardiah Sandra Pramesti-Nadya Salsabila (Jabar).
Pelatih layar Sulsel, Basri mengatakan hingga hari kedua, timnya sudah meraih tiga medali. Satu medali emas dan dua medali perunggu.
”Masih ada beberapa nomor yang belum dipertandingan. Kita harapkan bisa berbuah medali emas, meskipun persaingan diakuinya cukup ketat,” ujarnya, kemarin.
Sedangkan di cabor golf, Sulsel gagal total. Babak semifinal baru akan digelar, Sabtu-Minggu besok. Di cabor skir air, tim Sulsel yang turun dinomor trick berhasil lolos ke final. (ila)

Exit mobile version