Site icon Berita Kota Makassar

Syibli Akhirnya Tolak Jadi Cawagub dari Golkar

MAMUJU, BKM — DPD I Partai Golkar Sulbar menggelar rapat pengurus pleno diperluas di Hotel Srikandi. Selasa malam (20/9). Rapat tersebut dihadiri Plt Ketua DPD I Partai Golkar Sulbar, Hamka B Kady, Sekretaris Partai Golkar Sulbar, Hamzah Hapati Hasan (H4), serta bakal calon gubenur Sulbar, Hasanuddin Mas’ud (Hamas).
Sayangnya, dalam rapat tersebut tidak tampak bakal calon wakil gubernur Sulbar, KH Syibli Sahabuddin. Menurut Hamka B Kady, pada pukul 00.00 Wita, semua data bakal calon gubernur dan wakilnya akan masuk ke KPU Pusat. ”Saya belum bicara bakal calon wakil gubernur. Karena yang ada adalah calon Gubernur, Jam 00 menentukan apakah masih bertahan calon wakil ataukah saya ganti,” tegas Hamka B Kady.
Pada kesempatan yang sama, anggota DPR RI ini meminta agar barisan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) kembali dikuatkan guna menghadapi pertarungan di Pilgub Sulbar nanti. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sulbar, Hamzah Hapati Hasan, menegaskan, jika dalam Pilgub nanti ada kader yang tidak loyal maka sanksi akan menanti untuk diberikan.
Akhirnya dalam keputusan rapat pada Partai Golkar sampai pukul 00.00 Wita, akhirnya. pihak Balon Cawagub, KH Syibli Sahabuddin dinyatakan tidak bersedia maju dalam mendampingi Hasanuddin. Jadi saat ini partai Golkar Sulbar melalui Plt Hamka B Kadi akan melakukan langkah konsultasi ke pihak DPP Partai Golkar untuk masalah ini.
”Yang jelas, proses pencalonan pasangan Hasanuddin Mas’ud dan KH Syibli Sahabuddin yang telah direkomendasi DPP Partai Golkar, tetapi adanya ketidaksiapan Balon Wagub Sulbar, maka pihak Partai Golkar akan mengambil opsi lainya,” ucapnya. (ala/mir/c)
”Proses awal kedatangan Presiden RI ke kabupaten Mamuju, provinsi Sulbar, akan dirangkaikan dengan acara HUT Sulbar dan sekaligus diagendakan untuk meresmikan sejumlah proyek yang telah dituntaskan pada periode pemerintahan kami. Terutama proyek yang dibiayai dari APBN. Namun karena padatnya kesibukan beliau pada akhir-akhir ini, sehingga rencana kedatangannya ke kabupaten Mamuju diundur ke bulan Oktober,” jelas gubernur Sulbar dua periode ini. (ala/mir/c)

Exit mobile version