MAKASSAR, BKM — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar segera membentuk panitia dan tim Jaksa Samboritta menjelang launching Jaksa Samboritta, pada awal Oktober mendatang.
Menurut Asisten Intelejen Kejati Sulselbar, H Marrang kepada tim Jaksa Samboritta dari BKM, Senin (26/9) mengatakan, panitia dan tim Jaksa Samboritta nantinya akan terlibat langsung dengan program tersebut.
Bahkan kata Marrang, dia sendiri yang turun langsung mensukseskan program tersebut. “Insya Allah awal September kita launching. Hanya saja, saya belum jadwalkan tanggal pastinya karena akan berkoordinasi dulu sama Pak Kajati,” tegas Marrang.
Dalam kegiatan itu, lanjut mantan Kajari Pangkep, pihaknya akan bersama-sama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Makassar mengikuti launching, apalagi SKPD secara langsung menyatakan siap mengikuti program Jaksa Samboritta.
Marang menambahkan, pihaknya juga berencana akan menggelar kegiatan puncak peluncuran tiga program unggulan Kejati Sulsel, yaitu program Jaksa Samboritta, program Jaksa Masuk Sekolah dan program Sulsel Generasi Jujur bertepatan dengan peringatan hari anti korupsi tanggal 9 Desember mendatang.
“Rencananya tiga program ini, acara puncaknya akan kita gelar pada tanggal 9 Desember, bertepatan dengan hari anti korupsi. Ketiga program tersebut merupakan wujud, implementasi dari program, Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D),” tandasnya.
Terkait dengan kehadiran Kajati Sulselbar, Hidayatullah mensosialisasikan pencegahan tindak pidana korupsi di SKPD, tambah Marrang, akan disesuaikan waktunya setelah launcing.
Terpisah, Kepala Dinas Perindag Kota Makassar, Ismail Tallu Rahim menyambut baik program Jaksa Samboritta yang digagas Harian Berita Kota Makassar.
Menurutnya, program tersebut bisa memaksimalkan fungsi dan kinerja dari Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) untuk melakukan pengawalan anggaran yang dikelola satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kota Makassar.
“Saya pribadi sangat senang dengan adanya program ini, saya ikut terbantu karena pihak kejaksaan melakukan pengawalan pengelolaan anggaran yang dilaksanakan oleh SKPD untuk pembangunan,” ungkap Ismail.
Saat ini pihaknya juga akan memasang spanduk Jaksa Samborita namun masih menunggu desain dari Berita Kota Makassar. (mat-jun)