MAMUJU, BKM — Plt Ketua Partai Golkar Mamuju, Damris, mengklarifikasi pernyataannya yang termuat di salah satu. Dimana dalam berita disebutkan kalau dirinya telah menyatakan mendukung pasangan yang diusung partai lain, yaitu Ali Baal Masdar (ABM)-Enny Anggraeni Anwar Adnan Saleh (Enny).
Secara tegas Damris menyatakan, pihaknya sama sekali tidak pernah mengeluarkan pernyataan demikian dan tetap mendukung pasangan yang diusung Partai Golkar, yaitu Salim S Mengga-Hasanuddin Mas’ud. Hal ini dikemukakan Damris usai bertemu dengan tim klarifikasi yang dibentuk DPD Golkar Sulbar pada Sabtu (24/9).
Pada rapat yang dipimpin Sekretaris Golkar Sulbar, Hamzah Hapati Hasan, tersebut disepakati jika akan dibentuk tim klarifikasi untuk memantau dan melaporkan aktivitas kader-kader Partai Golkar selama tahapan Pilgub. Khususnya kader yang terindikasi tidak patuh pada keputusan partai di perhelatan Pilgub Sulbar.
Tim klarifikasi tersebut beranggotakan lima orang yang terdiri dari Taswin sebagai ketua tim, Rakhmat Abdullah BR, Thamrin Endeng, Hamid, dan Andriani Herdin. Damris termasuk salah satu kader yang terindikasi tidak patuh bersama sejumlah kader Golkar yang berasal dari Polman.
Ketua tim klarifikasi, Taswin, mengemukakan, berdasarkan pertemuan dengan Damris pada Sabtu malam di kediaman Hamzah Hapati Hasan, maka didapatkan kesimpulan jika Damris mengklarifikasi tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
Damris bersedia membuat pernyataan jika dirinya tidak pernah menyatakan dukungan kepada ABM – Enny dan tetap patuh pada keputusan partai yakni mendukung pasangan resmi usungan Golkar, yaitu Salim S Mengga-Hasanuddin Mas’ud. Menurut Taswin, Damris pun bersedia bekerja maksimal di Mamuju demi memenangkan pasangan yang diusung Golkar ini. (ala/mir/c)
Soal Pernyataan Dukungan ke ABM-Enny
