Site icon Berita Kota Makassar

Luwu Masuk Progres RPL Nasional

LUWU, BKM — Luas lahan pertanian di Kabupaten Luwu yang cukup signifikan membuat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementrian Pertanian RI tertarik mengembankan sektor pertanian dalam program Penyesuaian Atlas Peta Kesesuaian Lahan dan Arahan Pengembangan
Komoditas Skal 1.50.000 serta Pakter Rekomendasi Pengelolaan Lahan(RPL).
Bupati Luwu Andi Mudzakkar kepada BKM Kamis (29/9) menyebut Kabupaten Luwu adalah satu satunya kabupaten di Sulsel yang diundang oleh Kementrian Pertanian RI terkait pengembangan Progres RPL Nasional yang kelak mengembangkan 9 (sembilan) jenis komoditas pertanian strategis (Padi, Jagung, Kedelai, Cabe Merah, Bawang Merah, Tebu, Kakao Sawit dan Hijauan Pakan Ternak) yang kini sedang dibahas di Gedung Faperta UNPAD Bandung Kamis-Jumat (29-30/9).
Cakka menambahkan masuknya sektor pertanian Kabupaten Luwu dalam penyusunan Progres RPL Nasional guna mempertajam dan memantapkan draf Atlas Peta Kesesuaian lahan dan paket RPL yang sementara dalam penyusunan oleh Kementrian RI.
“Hanya ada tiga kabupaten di Indonesia yang di undang yakni Kabupaten Luwu (Sulsel), Kabupaten Agam (Sumbar) dan Pangandaran dari Jabar dalam menyusun draf benchmark paket RPL “bebernya.
Dia menjelaskan saat di Kementan RI dirinya di undang khusus oleh Dirjen Pengembangan Kawasan Pedesaan(PKP) terkait potensi lahan pertanian di Kabupaten Luwu.
“Dihadapan pak Dirjen saya laporkan bahwa 80 persen warga Luwu hidupnya tergantung dari sektor pertanian makanya saya bersyukur Luwu satu satunya kabupaten yang mewakili Sulsel masuk daftar program tersebut,” tandasnya.
(wan/C)

Exit mobile version